TOLI-TOLI – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toli-Toli mempercepat proses penyiapan pembangunan empat jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tengah.

 

Upaya tersebut dilakukan melalui peninjauan lapangan terhadap patok titik pembangunan menara atau Tower Identification Point (TIP) pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tahapan verifikasi lokasi untuk mendukung penerbitan dokumen Penetapan Lokasi (Penlok) oleh Pemkab Toli-Toli.

 

Empat jalur infrastruktur ketenagalistrikan yang ditinjau meliputi SUTT 150 kV Tambu–Bangkir, Bangkir Incomer, Moutong–Tolitoli, serta Tolitoli–Leok.

 

Peninjauan dilakukan guna memastikan titik-titik pembangunan sesuai dengan kondisi lapangan, rencana tata ruang wilayah, serta ketentuan pemanfaatan ruang dan lingkungan.

Kepastian lokasi tersebut diharapkan memperlancar tahapan perizinan sehingga pembangunan fisik jaringan transmisi dapat segera dilaksanakan.

 

Kegiatan ini melibatkan sejumlah perangkat daerah Pemkab Toli-Toli, antara lain Subbagian Sumber Daya Alam (SDA), Bagian Hukum, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Perhubungan (Dishub).

 

Pemkab Toli-Toli Dukung Percepatan Infrastruktur Listrik

 

Kepala Subbagian SDA Kabupaten Toli-Toli, Afandi, menyambut baik langkah PLN dalam mempercepat persiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayahnya.

 

Menurut Afandi, peninjauan lapangan diperlukan untuk memastikan rencana pembangunan jaringan transmisi selaras dengan tata ruang dan potensi sumber daya alam daerah.

 

“Peninjauan lapangan ini sangat penting untuk memastikan bahwa jaringan listrik yang dibangun PLN selaras dengan rencana tata ruang dan potensi sumber daya alam di Toli-Toli. Kami dari Pemkab Toli-Toli berkomitmen mengawal proses penyiapan dokumen Penetapan Lokasi ini agar berjalan lancar sesuai aturan,” ujar Afandi.

 

Ia menilai ketersediaan pasokan listrik yang kuat dan stabil merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Keandalan listrik, lanjutnya, dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, mengembangkan industri lokal, serta mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Toli-Toli.

 

Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyiapan lokasi berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut.

 

PLN Targetkan Pembangunan Perkuat Keandalan Listrik

 

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengapresiasi dukungan Pemkab Toli-Toli beserta seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam proses penyiapan pembangunan.

 

Ia menegaskan, sinergi antara PLN dan pemerintah daerah diperlukan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai tahapan, memperhatikan aspek lingkungan, serta mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

 

“Sinergi bersama Pemkab Toli-Toli adalah kunci utama agar proyek strategis ini berjalan tepat waktu dan ramah bagi lingkungan serta masyarakat. Pembangunan SUTT 150 kV Tambu-Bangkir, Bangkir Incomer, Moutong-Tolitoli, dan Tolitoli-Leok ini ditujukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan, sehingga masyarakat dapat menikmati kualitas listrik yang lebih stabil, tanpa hambatan, dan siap mendukung pertumbuhan investasi di Toli-Toli,” jelas Donald.

 

Ia berharap proses penerbitan dokumen Penetapan Lokasi dapat segera terealisasi sehingga tahapan pembangunan fisik keempat jalur transmisi tersebut dapat berlanjut sesuai rencana.

 

Menurutnya, kepastian lokasi merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan karena berkaitan dengan kesiapan lahan, perizinan, dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

 

Perhatikan Lingkungan dan Dampak Sosial

 

Melalui peninjauan patok TIP, PLN bersama Pemkab Toli-Toli juga memastikan titik-titik rencana pembangunan diperiksa dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, aspek keselamatan, lingkungan, dan potensi dampak sosial bagi masyarakat.

 

Koordinasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala dalam proses penyiapan lokasi sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan ketentuan.

 

Pembangunan jaringan interkoneksi SUTT 150 kV Tambu–Bangkir, Bangkir Incomer, Moutong–Tolitoli, dan Tolitoli–Leok diharapkan memperkuat sistem transmisi listrik di Sulawesi Tengah.

 

Penguatan jaringan ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha, meningkatkan kesiapan infrastruktur dalam mengakomodasi pertumbuhan investasi, serta mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah.

 

Dengan dukungan pemerintah daerah dan koordinasi antarinstansi, PLN UIP Sulawesi terus mendorong percepatan tahapan persiapan proyek agar pembangunan infrastruktur transmisi dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Toli-Toli dan sekitarnya.