JENEPONTO – Semangat gotong royong ditunjukkan masyarakat melalui kegiatan pembukaan akses jalan tani baru di Dusun Bontolebang, Desa Paitana. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat dari tiga desa, yakni Desa Paitana, Desa Mangepong, dan Desa Langkura, sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mendukung kelancaran aktivitas pertanian, khususnya dalam memudahkan petani mengangkut hasil panen dari kebun ke rumah.
Gotong royong ini dilaksanakan sebagai upaya membuka akses jalan tani baru guna memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya para petani, dalam mengangkut hasil pertanian dari lokasi perkebunan menuju rumah maupun tempat penampungan hasil panen.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, di antaranya Zulkarnain Karaeng Liwang, salah satu tokoh pemuda Desa Paitana, serta Marzuki yang merupakan perwakilan tokoh masyarakat.
Zulkarnain Karaeng Liwang menyampaikan bahwa gotong royong merupakan tradisi budaya yang harus terus dijaga dan dipertahankan. Menurutnya, pembukaan jalan tani baru ini bukan hanya tentang pembangunan akses jalan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian.
Melalui pembukaan akses jalan tersebut, masyarakat berharap proses pengangkutan hasil pertanian dapat menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Masyarakat juga berharap pembangunan jalan tani ini dapat segera terealisasi secara maksimal. Dukungan pendanaan dari pemerintah sangat diharapkan agar akses jalan yang mulai dirintis melalui swadaya dan gotong royong masyarakat tersebut dapat dilanjutkan hingga benar-benar layak digunakan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar membuka jalan, kebersamaan ini menunjukkan bahwa pembangunan dapat dimulai dari kepedulian, persatuan, dan kerja nyata masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan