JENEPONTO, matasulsel.id – Muslimah Daerah (MWD) Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto sukses menggelar agenda akbar Tasyakuran DIROSA (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa) Angkatan VII Tahun 2026, Ahad (28/6/2026).
Kegiatan kolosal yang mengusung tema “Bersama Al-Qur’an dalam Harmoni Cinta dan Perjuangan” ini diikuti oleh 549 orang wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan tahapan pembelajaran membaca Al-Qur’an dari dasar.
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada periode Juni–Juli 2026 ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muslimah Wahdah Islamiyah yang secara konsisten bergerak memberantas buta aksara Al-Qur’an tanpa mengenal batasan usia di Kabupaten Jeneponto.
“Momen tasyakuran ini bukan sekadar penutup sebuah proses pembelajaran, tetapi merupakan awal dari perjalanan yang lebih panjang, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat hidup, pedoman dalam bertindak, dan cahaya dalam setiap langkah kehidupan,” urai Ketua TP PKK Jeneponto dalam pidatonya.
Ia menambahkan bahwa sebagai madrasah pertama dalam keluarga, kedekatan seorang ibu dengan Al-Qur’an akan membawa ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan yang menjadi pondasi kokoh dalam melahirkan generasi tangguh berakhlak mulia di Kabupaten Jeneponto.
Keberhasilan meluluskan 580 peserta pada tahun ke-7 pelaksanaan program ini melampaui ekspektasi taktis dari target capaian kader P2DQ Sulawesi Selatan tahun 2026 (target wilayah 394,47 kader).
Hal ini membuktikan tingginya animo dan kesadaran kaum wanita serta ibu rumah tangga di Jeneponto untuk terus berinteraksi dengan kitab suci.
Kesuksesan acara ini didukung oleh kerja keras struktural 59 orang Pengajar DIROSA yang bertindak selaku pembina di lapangan, serta dikawal oleh 16 orang personel Tim Event Organizer (EO) Muslimah Wahdah Islamiyah Jeneponto.
Hadir sebagai pemateri utama, Ustadzah Israwati IB, SH, yang memberikan suntikan motivasi spiritual kepada seluruh alumni agar senantiasa istiqamah.
Momentum syiar Islam ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pemerintah kecamatan.
Hal ini terlihat dengan hadirnya sejumlah undangan, di antaranya Ibu Camat Binamu, Ibu Camat Turatea, Ibu Camat Rumbia, Ibu Camat Kelara, serta Sekretaris PKK Kecamatan Arungkeke.
Ketua Muslimah Wahdah Daerah Jeneponto, Ustadzah Hj. Mirawati, S.Pd.Gr., bersama seluruh panitia berharap melalui momentum Tasyakuran Angkatan VII ini, para peserta mampu mengimplementasikan target indikator pembelajaran: menumbuhkan ukhuwah Islamiyah, meningkatkan motivasi mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta terus berkontribusi bagi kemajuan religiusitas Kabupaten Jeneponto menuju semangat Muktamar V. (*)

Tinggalkan Balasan