JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menyalurkan sebanyak 3.067 pcs life jacket kepada nelayan dan masyarakat pesisir di berbagai wilayah Indonesia sejak 2021 hingga 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PELNI dalam mendukung keselamatan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, kamis(08/10/2026).

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda mengatakan aspek keselamatan merupakan bagian penting yang terus dikedepankan PELNI, tidak hanya dalam kegiatan operasional pelayaran perusahaan, tetapi juga melalui kontribusi kepada masyarakat di wilayah pesisir.

“Keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas PELNI. Melalui program TJSL, kami juga berupaya memperluas kepedulian terhadap keselamatan masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang sehari-hari beraktivitas menggunakan perahu atau kapal. Kami berharap bantuan life jacket ini dapat digunakan dengan baik dan memberikan perlindungan tambahan dalam menjalankan aktivitas di perairan,” ujar Ditto.

Sepanjang 2021–2025, PELNI telah menyalurkan 2.867 pcs life jacket ke sejumlah wilayah, antara lain Jakarta, NTT, Bitung, Sorong, Kendari, Parepare, Ternate, Makassar, Bau Bau, Denpasar, Bangsring, Gorontalo, Kumai, hingga Pangkep.

Pada 2026, PELNI kembali menyalurkan 200 pcs life jacket dengan rincian sebanyak 100 pcs diberikan kepada nelayan di Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada September 2026. Sementara pada Februari 2026, sebanyak 100 pcs life jacket juga disalurkan untuk kapal-kapal di Pelabuhan Paotere serta guru-guru di wilayah Kabupaten Pangkep dan Makassar.

Ditto menambahkan pemberian perlengkapan keselamatan tersebut menjadi bagian dari upaya PELNI untuk membangun kesadaran keselamatan secara lebih luas di tengah masyarakat.

“Bantuan ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran penggunaan perlengkapan keselamatan,” tambah Ditto.

Program penyaluran life jacket tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan TJSL PELNI yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pilar Sosial, khususnya TPB 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

PELNI akan terus mendorong berbagai program TJSL yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan aktivitas yang lebih aman, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir.