JENEPONTO, matasulsel.id — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jeneponto sukses menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto pada Kamis (18/6) ini menjadi bukti nyata komitmen kuat pemerintah daerah dalam mencetak generasi Jeneponto yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan KPM dari 113 desa dan kelurahan se-Kabupaten Jeneponto ini dibuka langsung secara resmi oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, didampingi oleh jajaran DPMD Jeneponto.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menekankan betapa krusialnya peran para kader di lapangan.

“Kader Posyandu dan KPM adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dan pembangunan manusia di tingkat desa dan kelurahan. Peningkatan kapasitas ini sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran, terutama dalam percepatan penurunan stunting,” ujar Bupati.

Bukan Sekadar Tugas, Tapi Pengabdian
Sebagai salah satu narasumber dalam bimbingan teknis (Bimtek) tersebut, ditekankan bahwa untuk menjadi seorang KPM yang hebat—sesuai dengan tema kegiatan, para kader wajib membekali diri dengan 4 Senjata Utama :
1. Pengetahua : KPM harus paham betul apa itu stunting, faktor risikonya, serta bagaimana cara mengedukasi masyarakat bahwa stunting itu bisa dicegah sejak dini.
2. Sikap : Menjalankan tugas dengan penuh empati dan ketulusan hati dalam mendampingi keluarga.
3. Keterampilan : Mahir secara teknis dalam melakukan pendataan, kunjungan rumah, hingga penginputan data secara akurat pada aplikasi yang telah disediakan.
4. Keteladanan : Ini yang paling penting! Sebelum mengajak masyarakat, kader KPM harus menjadi contoh nyata dalam mempraktikkan pola asuh yang baik, pola makan sehat, menjaga kebersihan, dan sanitasi di lingkungan sendiri.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jeneponto selaku pengampu kegiatan memastikan seluruh rangkaian Bimtek berjalan dengan lancar dan interaktif.

Dukungan penuh juga terlihat dari hadirnya para pendamping desa dan Tenaga Ahli P3MD yang siap mengawal pergerakan kader di akar rumput.
Setelah melewati rangkaian pembekalan yang padat dan bermanfaat, kegiatan ini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Jeneponto, membawa semangat baru bagi 113 kader desa/kelurahan untuk pulang dan membawa perubahan positif di wilayah masing-masing.

Melalui penguatan kapasitas ini, DPMD Jeneponto berharap para kader KPM tidak hanya sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai agen perubahan yang menginspirasi masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Jeneponto yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. (*)