JENEPONTO – Yayasan Bani Sanrima (Yabisa) sukses menggelar acara Pelepasan Murid Taman Kanak-Kanak (TK) Tahun Ajaran 2025/2026 yang dipusatkan di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Kamis (18/06/2026).

Acara yang melepas murid dari tiga sekolah binaan sekaligus—TK Yabisa, TK Yabisa 2, dan TK Khalis—ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Melepas dengan bangga, mengantar generasi emas menuju masa depan gemilang.”

Momen pelepasan bersama ini menjadi bukti nyata komitmen bergerak serentak dari jajaran pengurus yayasan dalam mengawal fondasi pendidikan anak usia dini di Jeneponto. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, SE., M.M., Kepala Seksi PAUD Dikbud Jeneponto, Salahuddin Al Ayyubi, SE., Camat Rumbia, Irfandy, SE., serta Ketua Yayasan Bani Sanrima, Salihuddin, S.Ag., H.Q., C.ET.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Bani Sanrima, Salihuddin, S.Ag., H.Q., C.ET, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dan orang tua murid dari ketiga TK binaan yang telah bersinergi. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pelepasan ini merupakan titik awal dari lompatan besar yayasan ke depan.

“Sebagai bentuk ikhtiar kami dalam membantu pemerintah mencerdaskan anak bangsa, Yayasan Bani Sanrima saat ini tengah mempersiapkan pengembangan amal usaha berupa pendirian Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Program ini dikhususkan untuk merawat dan mendidik anak-anak yang ditinggal orang tuanya bekerja di luar negeri (anak pekerja migran) maupun anak-anak yatim/piatu. Selain itu, dalam rencana jangka panjang, kami juga memohon doa dan dukungan untuk ikhtiar pendirian Perguruan Tinggi,” ungkap Salihuddin di hadapan para undangan.

Langkah berani dan visioner dari Yayasan Bani Sanrima ini mendapat respons positif serta dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, SE., M.M. Dalam arahannya, Alamsyah memuji konsistensi Yabisa dalam mengelola tiga lembaga PAUD sekaligus dan mempersiapkan langkah besar berikutnya.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah maju Yayasan Bani Sanrima. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama membentuk karakter generasi emas kita. Rencana yayasan memperluas amal usaha lewat LKSA dan Perguruan Tinggi ke depan adalah langkah visioner yang sangat membantu tugas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan jaminan sosial bagi anak-anak di Jeneponto,” ujar Alamsyah.

Senada dengan Kadisdikbud, Kepala Seksi PAUD Dikbud Jeneponto, Salahuddin Al Ayyubi, SE, turut memberikan motivasi kepada para orang tua agar terus mengawal pendidikan anak-anak alumni ketiga TK binaan Yabisa tersebut ke jenjang selanjutnya.

“Selamat kepada anak-anakku dari TK Yabisa, TK Yabisa 2, dan TK Khalis yang lulus hari ini. Fase TK telah selesai, namun perjalanan masih panjang. Kami dari bidang PAUD sangat bangga melihat kualitas lulusan dari ketiga TK binaan ini. Sinergi antara yayasan, guru, dan orang tua di sini sangat luar biasa dan harus menjadi contoh bagi lembaga-lembaga PAUD lainnya di Kabupaten Jeneponto,” kata Salahuddin Al Ayyubi.

Apresiasi tinggi juga datang dari pemerintah setempat. Camat Rumbia, Irfandy, SE, dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya atas kontribusi nyata yang diberikan oleh Yayasan Bani Sanrima di wilayah Kecamatan Rumbia.

“Kehadiran Yayasan Bani Sanrima di Rumbia memberikan dampak positif yang luar biasa bagi peningkatan SDM masyarakat kami. Kami dari pemerintah kecamatan siap mendukung penuh, baik untuk program pelepasan tiga TK hari ini maupun untuk rencana pengembangan LKSA dan Perguruan Tinggi ke depan. Wilayah Rumbia sangat terbuka bagi ikhtiar mulia ini demi kesejahteraan anak-anak kita,” pungkas Irfandy.

Acara pelepasan ini diakhiri dengan prosesi wisuda dari ketiga TK binaan serta penampilan bakat dari murid-murid, yang disaksikan dengan penuh haru dan bangga oleh para orang tua yang hadir. (*)