Jeneponto, matasulsel.id — Suasana penuh keceriaan, haru, dan kebanggaan mewarnai kegiatan Pentas Anak dan Pelepasan Peserta Didik Tahun Ajaran 2025–2026 TK LP2AUD Belay Kasih Jeneponto yang berlangsung di Taman Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan yang mengusung tema “Anak Hebat Penuh Warna Alam” tersebut menjadi momentum istimewa bagi 47 peserta didik Angkatan XVII yang telah menyelesaikan masa belajarnya di jenjang pendidikan anak usia dini.
Sejak pagi hari, Taman Turatea dipenuhi wajah-wajah ceria anak-anak yang tampil percaya diri di hadapan orang tua, guru, dan para tamu undangan. Berbagai penampilan kreatif dipersembahkan, mulai dari tarian, pembacaan puisi, menyanyi bersama, doa, hingga berbagai pertunjukan edukatif yang menunjukkan hasil pembelajaran selama dua tahun terakhir.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah prosesi pelepasan balon cita-cita. Dengan penuh semangat, anak-anak melepaskan balon ke udara sebagai simbol harapan, impian, dan perjalanan baru yang akan mereka tempuh pada jenjang pendidikan berikutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto Alamsyah, pengurus Pokja Bunda PAUD Kabupaten Jeneponto, para orang tua peserta didik, serta sejumlah undangan lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Jeneponto.
Para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang anak tampak antusias sekaligus terharu menyaksikan peserta didik mereka tampil dengan penuh percaya diri.
TK LP2AUD Belay Kasih Jeneponto selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang konsisten membangun karakter, kreativitas, serta kemampuan dasar peserta didik. Kelulusan 47 anak pada tahun ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menyiapkan generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak baik.
Menariknya, pelaksanaan pelepasan peserta didik di ruang terbuka menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tahun ini. Pemanfaatan Taman Turatea sebagai lokasi acara dinilai memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan lingkungan dan alam sekaligus mengenalkan kepada anak-anak pentingnya menjaga fasilitas publik.
Bunda PAUD Kabupaten Jeneponto dan Kepala Dinas Pendidikan memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan pihak sekolah. Menurut mereka, kegiatan di ruang terbuka seperti ini tidak hanya menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya menjaga kebersihan dan ketertiban di ruang publik.
Taman Turatea sendiri merupakan salah satu ruang terbuka yang cukup representatif di Kabupaten Jeneponto. Selain menjadi tempat berolahraga, taman ini juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat. Pemanfaatannya sebagai lokasi kegiatan pendidikan menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Pelepasan peserta didik TK LP2AUD Belay Kasih Jeneponto tahun 2026 tidak sekadar menjadi acara perpisahan, tetapi juga menjadi perayaan atas tumbuh kembang anak-anak yang telah belajar, bermain, dan berkembang bersama. Dari panggung sederhana di tengah alam terbuka, terpancar harapan besar bahwa anak-anak Jeneponto akan tumbuh menjadi generasi hebat yang penuh warna, kreatif, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan