MAKASSAR – Baruga Market kembali hadir membawa semangat kolaborasi dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Bukit Baruga.

Tingginya antusiasme warga membuat kegiatan yang sebelumnya digelar satu kali dalam sebulan kini ditingkatkan menjadi dua kali setiap bulan.

 

Baruga Market kembali digelar pada Minggu, 20 September 2026, berlokasi di Pelataran Masjid Raya, Kawasan Bukit Baruga.

Kegiatan ini menjadi salah satu program reguler yang dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, khususnya warga di lingkungan Bukit Baruga.

 

Program tersebut tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi wadah bagi warga untuk mengembangkan potensi dan memperluas jaringan usaha.

Puluhan pelaku UMKM ikut ambil bagian dengan menawarkan beragam produk kepada pengunjung.

 

Marketing & Communications Assistant Manager Bukit Baruga, Ahmad Syarif, mengatakan Baruga Market dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM agar dapat mengembangkan sekaligus memperluas jaringan bisnis mereka.

 

Menurutnya, keberadaan Baruga Market mulai memberikan dampak positif bagi sejumlah UMKM warga Bukit Baruga. Produk dan brand yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini mulai mendapat ruang lebih luas di publik.

 

“Baruga Market membawa dampak yang sangat positif, di mana beberapa produk ataupun brand dari UMKM milik warga Bukit Baruga kini telah banyak dikenali di ruang publik. Selain itu, program ini juga merupakan bentuk sinergi, di mana Bukit Baruga merancang kegiatan ini sebagai wadah yang mendukung para warga untuk menemukan dan mengembangkan passion mereka di dunia bisnis,” ujar Ahmad Syarif.

 

Bukan Sekadar Berburu Kuliner

 

Baruga Market tidak hanya menawarkan pengalaman berbelanja produk UMKM. Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk membangun interaksi antarwarga.

 

Sejumlah kegiatan seperti Car Free Day (CFD) dan senam bersama menjadi bagian dari rangkaian Baruga Market. Konsep tersebut memadukan aktivitas ekonomi, olahraga, dan interaksi sosial dalam satu ruang terbuka.

 

Ahmad Syarif mengatakan suasana kawasan Bukit Baruga yang asri dan sejuk menjadi salah satu pendukung kegiatan tersebut.

 

“Memanfaatkan suasana alam yang asri dan sejuk, kami juga mengajak para pengunjung berolahraga untuk semakin menambah keseruan di kegiatan ini. Seluruh pengunjung yang hadir pun sangat antusias mengikuti senam, sambil bercengkrama dengan sesama warga lainnya,” katanya.

 

Konsep ini membuat Baruga Market tidak hanya menjadi tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi juga ruang pertemuan warga. Pengunjung dapat menikmati berbagai produk UMKM sekaligus berolahraga dan bersosialisasi.

 

30 Tenant UMKM Ikut Meramaikan

 

Pada pelaksanaan Baruga Market kali ini, sekitar 30 tenant UMKM turut berpartisipasi. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan berat, makanan ringan yang sedang populer, produk fashion, hingga berbagai aksesori.

 

Keberagaman tenant tersebut menunjukkan semakin luasnya potensi usaha yang tumbuh di lingkungan Bukit Baruga.

Konsistensi warga mengikuti perkembangan tren produk juga menjadi salah satu faktor yang membuat UMKM lokal memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

 

“Ada puluhan tenant yang selalu konsisten berpartisipasi tiap kegiatan ini digelar. Jenis produknya pun bervariatif, mulai dari makanan berat, snack-snack viral, fashion, hingga aksesoris. Kami pun merasa bangga karena para warga di Bukit Baruga senantiasa mengikuti perkembangan trend sehingga cukup mudah untuk bersaing di pasaran,” ungkap Syarif.

 

Dengan jumlah tenant yang mencapai puluhan, Baruga Market sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat. Interaksi langsung dengan konsumen juga dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memahami minat dan kebutuhan pasar.

 

Warga Minta Digelar Lebih Sering

 

Antusiasme warga terlihat dari meningkatnya frekuensi pelaksanaan Baruga Market. Bagi pengunjung, kegiatan tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda karena memadukan aktivitas belanja, kuliner, olahraga, dan interaksi sosial.

 

Sari (30), salah seorang warga Bukit Baruga, mengaku rutin menghadiri Baruga Market. Ia menyambut positif peningkatan frekuensi kegiatan menjadi dua kali dalam sebulan.

 

“Saya adalah warga Bukit Baruga dan saya rutin datang ke Baruga Market yang kini digelar dua kali dalam sebulan. Tentu saja saya sangat senang karena di Baruga Market ini selain bisa berbelanja makanan dan minuman, kita juga bisa ikut senam bersama warga-warga yang lain,” ujarnya.

 

Menurut Sari, kegiatan tersebut memberikan alternatif aktivitas akhir pekan bagi warga sekaligus menjadi ruang untuk bertemu dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

 

“Karena kegiatan ini sangat seru, semoga kedepannya bisa diadakan lebih sering lagi, kalau bisa setiap akhir pekan,” tambahnya.

 

Dorong Ekosistem UMKM Berkelanjutan

 

Konsistensi pelaksanaan Baruga Market memperlihatkan upaya Bukit Baruga membangun ruang kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat interaksi antarwarga.

 

Dengan melibatkan sekitar 30 tenant UMKM dan menghadirkan aktivitas seperti CFD serta senam bersama, Baruga Market menjadi salah satu wadah bagi warga untuk memperkenalkan produk sekaligus mengembangkan jejaring usaha.

 

Bukit Baruga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan berkembang sebagai bagian dari program yang menghadirkan ruang kolaborasi, aktivitas positif, serta dukungan terhadap pelaku UMKM di lingkungan kawasan.

 

Keberlanjutan program ini juga diharapkan dapat membuka semakin banyak peluang bagi warga untuk mengembangkan usaha dan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.