Jeneponto, matasulsel.id — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di Kabupaten Jeneponto tidak hanya menjadi momentum menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal.
Melalui inisiatif Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Dr. Syusanti A. Mansyur, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diberikan kesempatan membuka lapak dan mempromosikan produk unggulan mereka secara gratis di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Kamis (5/11/2026).
Puluhan UMKM yang terlibat menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari makanan dan minuman khas daerah hingga aneka kuliner kekinian. Kehadiran mereka turut menyemarakkan pelaksanaan kegiatan sunatan massal gratis bagi 200 anak dari keluarga kurang mampu yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKN ke-62.
Melalui fasilitas lapak atau bazar tanpa biaya tersebut, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, sekaligus meningkatkan potensi pemasaran usaha mereka. Momentum kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar juga menjadi peluang promosi langsung bagi produk-produk lokal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Dr. Syusanti A. Mansyur, mengungkapkan bahwa pelibatan pelaku UMKM merupakan inisiatif yang sengaja dihadirkan untuk memberikan ruang bagi usaha masyarakat agar terus berkembang. Menurutnya, kegiatan pemerintah daerah juga dapat menjadi kesempatan untuk mendukung pelaku usaha kecil melalui fasilitas promosi dan pemasaran yang mudah diakses.
Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan ruang untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk unggulannya.
Langkah ini memperlihatkan bahwa momentum peringatan HKN dapat memberikan manfaat yang lebih luas melalui kolaborasi lintas sektor. Di satu sisi, masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan, sementara di sisi lain pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.
Kehadiran puluhan UMKM dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran potensi ekonomi kreatif masyarakat Jeneponto yang perlu terus mendapatkan dukungan dan ruang promosi. Dengan demikian, kegiatan pelayanan publik tidak hanya menghadirkan manfaat dalam bidang kesehatan, tetapi juga dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui semangat HKN ke-62, Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai pendekatan yang saling menguatkan, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan hingga dukungan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan