MAKASSAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan operasional SPBU Cokro di Jalan Cokroaminoto, Pintu 1 Universitas Hasanuddin, Makassar, tetap berjalan normal setelah terjadi insiden yang melibatkan dua konsumen pada Minggu pagi (19/7).
Pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berlangsung sesuai prosedur dengan pengawasan petugas di lapangan.
Berdasarkan informasi awal yang diterima Pertamina dari pengelola SPBU, insiden tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman saat proses antrean pengisian BBM.
Salah seorang konsumen yang menjadi korban diketahui hendak melakukan pengisian BBM non-subsidi melalui jalur pelayanan yang telah disediakan.
Namun, situasi tersebut diduga dipersepsikan sebagai upaya memotong antrean oleh konsumen lain sehingga memicu perselisihan yang berujung pada insiden.
Setelah kejadian, korban segera mendapatkan pertolongan pertama dari petugas SPBU sebelum dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, pihak yang diduga terlibat telah diamankan oleh aparat kepolisian. Proses penanganan perkara sepenuhnya berada dalam kewenangan aparat penegak hukum.
Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak mengganggu aktivitas operasional SPBU maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Pertamina terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung dengan aman dan tertib. Kami juga mengimbau seluruh konsumen agar mengikuti mekanisme antrean dan arahan petugas di lapangan sehingga proses pengisian BBM dapat berlangsung dengan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna layanan,” ujar Yoga.
Ia menjelaskan bahwa setiap SPBU memiliki prosedur operasional yang mengatur arus kendaraan, termasuk pemisahan jalur pelayanan berdasarkan jenis BBM maupun kebutuhan operasional.
Selain itu, pengawasan oleh petugas SPBU terus dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas pelayanan kepada konsumen.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU serta aparat terkait guna memastikan lingkungan pelayanan tetap aman dan kondusif bagi masyarakat.
“Keamanan dan keselamatan konsumen menjadi perhatian dalam setiap aktivitas pelayanan di SPBU. Pertamina bersama pengelola SPBU akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan di lapangan, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat dan para pemangku kepentingan agar kegiatan operasional berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh konsumen,” kata Lilik.
Sebagai langkah pencegahan, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban selama berada di area SPBU, mematuhi arahan petugas, serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan secara baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan menciptakan suasana yang aman bagi seluruh pengguna layanan SPBU.
Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan diteruskan kepada unit terkait sesuai mekanisme yang berlaku untuk ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan