Jeneponto, matasulsel.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menjadi momentum memperkuat semangat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan UMKM, kerajinan, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jeneponto.

Semangat tersebut terasa dalam perayaan sederhana HUT ke-46 Dekranasda yang digelar di Galeri Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Rabu (15/7/2026).

Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, Wakil Ketua Dekranasda Jeneponto, hadir bersama jajaran pengurus Dekranasda. Turut hadir Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Jeneponto, Ketua DPW Persatuan Ibu Kabupaten Jeneponto, serta sejumlah pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jeneponto.

Suasana kekeluargaan mewarnai peringatan hari jadi organisasi yang selama ini memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengembangan kerajinan daerah tersebut. Pemotongan tumpeng menjadi penanda rasa syukur sekaligus harapan agar Dekranasda terus bertumbuh menjadi ruang kolaborasi bagi para perajin dan pelaku UMKM.

Momentum HUT ke-46 terasa semakin istimewa setelah Dekranasda Indonesia baru saja melaksanakan rangkaian kegiatan nasional yang dipusatkan di Makassar. Semangat perayaan tersebut kemudian turut dihadirkan di Jeneponto melalui kegiatan sederhana, namun sarat makna kebersamaan.

Pada kesempatan itu, Dekranasda Kabupaten Jeneponto juga menyerahkan Sertifikat Kemitraan kepada Bank Sulselbar Cabang Jeneponto. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan kemitraan yang selama ini terbangun dalam mendorong kemajuan UMKM di Kabupaten Jeneponto.

Bagi Dekranasda Jeneponto, kolaborasi menjadi salah satu kunci agar produk lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh, meningkatkan kualitas, memperluas pasar, dan memiliki daya saing.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, menyampaikan bahwa berbagai langkah yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang semakin luas bagi UMKM dan produk kerajinan lokal.

Salah satu kegiatan yang dinilai memberi warna baru adalah Dekranasda Festival Bahagia yang dilaksanakan pada momentum Ramadan beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut berhasil menghadirkan pelaku UMKM dalam sebuah ruang promosi, interaksi, dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, Dekranasda Festival Bahagia telah sukses kita laksanakan. Ini tentu menjadi semangat bagi kita dan sangat memungkinkan untuk terus dikembangkan menjadi agenda tahunan Dekranasda Kabupaten Jeneponto,” ungkap Salmawati Paris.

Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan kerja bersama dan dukungan berbagai pihak. Pemerintah, lembaga perbankan, organisasi, komunitas, hingga masyarakat memiliki ruang yang sama untuk ikut memperkuat produk-produk lokal Jeneponto.

Kemitraan Dekranasda dengan Bank Sulselbar Cabang Jeneponto diharapkan terus berkembang dan melahirkan lebih banyak ruang pemberdayaan. Tidak hanya pada aspek promosi, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan kelembagaan, akses pembiayaan, serta perluasan pasar.

Peringatan HUT ke-46 Dekranasda di Jeneponto akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni pemotongan tumpeng. Ada pesan tentang pentingnya menjaga kerja bersama dan merawat kolaborasi.

Dari Galeri Dekranasda Jeneponto, semangat itu kembali ditegaskan : produk lokal harus terus diberi ruang, perajin harus terus dikuatkan, dan UMKM Jeneponto harus tumbuh melalui kolaborasi yang berkelanjutan. (*)