MAKASSAR – Komitmen membangun masyarakat yang mandiri dan inklusif kembali ditunjukkan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya Vol. 4.

Mengusung tema Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai, program ini memberdayakan para ibu dari Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS) melalui pelatihan kerajinan tangan yang bernilai ekonomi.

 

Sebanyak 75 peserta mengikuti pelatihan pembuatan gantungan kunci dan gelang di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, Selasa (30/6).

Didampingi komunitas Tangan Dia, peserta belajar teknik merangkai aksesori, memilih bahan, hingga menghasilkan produk yang layak dipasarkan.

 

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan Tabung Karya dirancang bukan sekadar mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

 

“Melalui Tabung Karya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang mampu melahirkan karya bernilai tambah sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Apresiasi juga datang dari perwakilan KOADS, Andi Rahmatullah.

Menurutnya, pelatihan tersebut memberi pengalaman baru, meningkatkan rasa percaya diri, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang usaha kreatif bagi para orang tua anak Down Syndrome.

 

Program Tabung Karya merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan GMTD melalui pilar Independen dalam inisiatif Lippo Untuk Indonesia PASTI.

Melalui program ini, GMTD berharap semakin banyak masyarakat yang mampu mengembangkan keterampilan, menciptakan nilai ekonomi, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kreatif, mandiri, serta produktif.