SIDRAP – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan BBM subsidi jenis Biosolar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas pengisian di sejumlah SPBU.

Perusahaan juga mengambil berbagai langkah untuk memperlancar distribusi agar kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha tetap terpenuhi tanpa hambatan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya antrean kendaraan angkutan barang dan bus di SPBU Uluale.

Pertamina menegaskan kondisi tersebut tidak disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan tingginya konsentrasi kendaraan yang melakukan pengisian di satu lokasi. Untuk itu, distribusi terus dioptimalkan dan pemantauan lapangan dilakukan secara intensif.

Pjs. Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan stok Biosolar di Kabupaten Sidrap berada dalam kondisi aman dan pengiriman ke seluruh SPBU terus dilakukan sesuai kebutuhan.

“Stok Biosolar di Kabupaten Sidrap berada dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami terus memantau kondisi di lapangan agar penyaluran BBM dapat berjalan lancar dan pelayanan kepada konsumen tetap optimal,” ujar Ridho.

Untuk mengurangi kepadatan di SPBU Uluale, Pertamina mengimbau masyarakat memanfaatkan SPBU lain yang memiliki stok tersedia dan antrean yang lebih lancar, yakni SPBU 74.916.57 Mattirotasi dan SPBU 74.916.62 Kota Sidrap.

Menurut Ridho, pemanfaatan SPBU alternatif akan membantu pemerataan distribusi kendaraan sehingga waktu tunggu pengisian dapat ditekan dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan aparat setempat dan pengelola SPBU dalam mengatur arus kendaraan.

Petugas marshall turut disiagakan di lapangan untuk membantu pengaturan antrean agar proses pengisian berlangsung aman, tertib, serta tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa kelancaran distribusi energi memerlukan sinergi seluruh pihak.

Karena itu, Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan pengelola SPBU untuk menjaga pasokan BBM tetap lancar di seluruh wilayah Sulawesi.

“Distribusi energi membutuhkan kolaborasi yang erat dari berbagai pihak. Karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran, memantau kondisi lapangan, serta memperkuat koordinasi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya sehingga penyaluran dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran,” kata Lilik.

Pertamina menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM di seluruh wilayah operasionalnya serta memastikan distribusi energi berjalan optimal.

Masyarakat yang menemukan kendala layanan maupun dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari komitmen Pertamina menghadirkan layanan energi yang andal, merata, dan tepat sasaran.