Jeneponto, matasulsel.id – Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jeneponto berhasil mengukir prestasi pada ajang Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Sidenreng Rappang pada 2–6 Juli 2026.

Pada ajang yang mempertemukan guru-guru berprestasi dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan tersebut, Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perunggu.

Keikutsertaan Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto merupakan wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi, sportivitas, kreativitas, dan semangat kebersamaan di kalangan insan pendidikan. Kontingen Jeneponto mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, beberapa cabang seni, serta cabang pembelajaran yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Porsenijar PGRI Tahun 2026.

Sebanyak 132 orang yang terdiri atas pengurus PGRI, official, pelatih, dan atlet diberangkatkan menuju Kabupaten Sidenreng Rappang pada 30 Juni 2026 guna mempersiapkan akomodasi, pemondokan, serta mengikuti Technical Meeting (TM) yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Sementara itu, sekitar 1.550 peserta defile dari sebelas kecamatan di Kabupaten Jeneponto turut ambil bagian sebagai penggembira dalam memeriahkan pembukaan Porsenijar.

Setibanya di Kabupaten Sidenreng Rappang, rombongan Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto disambut oleh panitia di perbatasan Parepare–Sidrap dan selanjutnya diantar menuju lokasi pemondokan yang telah disiapkan. Pada 1 Juli 2026 pukul 11.00 WITA, seluruh pengurus, official, pelatih, dan atlet juga mendapat sambutan hangat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap.

Dalam kesempatan tersebut, panitia memberikan paket kebutuhan pokok berupa beras dan telur kepada seluruh peserta sebagai bentuk perhatian dan dukungan selama mengikuti kegiatan.

Puncak kemeriahan pembukaan berlangsung pada 2 Juli 2026 melalui pelaksanaan defile kontingen. Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto selaku Ketua Kontingen, serta Plt. Ketua PGRI Kabupaten Jeneponto bersama jajaran pengurus dan peserta lainnya.

Selama berlangsungnya pertandingan, seluruh atlet dan peserta menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang tinggi dalam setiap cabang yang diikuti. Meskipun persaingan berlangsung sangat ketat, Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto mampu mencatatkan prestasi membanggakan.

Medali pertama dipersembahkan dari cabang olahraga Pickleball Putri melalui pasangan Fitriani, S.Pd., M.Pd. dan Titin Valentyne Effendy, S.Pd., M.Pd. yang berhasil meraih medali perunggu setelah menampilkan permainan yang kompetitif sepanjang pertandingan.

Prestasi yang lebih membanggakan kemudian hadir dari cabang seni mendongeng. Adri Hamjan, S.Pd., M.Pd. tampil memukau di hadapan dewan juri dan berhasil meraih medali emas, sekaligus menjadi satu-satunya medali emas yang dipersembahkan bagi Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto pada Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Dengan raihan satu medali emas dan satu medali perunggu, Kabupaten Jeneponto menempati peringkat ke-18 dari 24 kabupaten/kota peserta.

Secara terpisah, Ketua Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan pengurus yang telah memberikan dedikasi terbaik selama mengikuti Porsenijar.

“Prestasi ini merupakan persembahan yang sangat berarti bagi keluarga besar PGRI dan masyarakat Kabupaten Jeneponto. Raihan satu medali emas dan satu medali perunggu menjadi bukti bahwa guru-guru Kabupaten Jeneponto memiliki potensi, semangat, dan kemampuan untuk bersaing di tingkat provinsi. Walaupun hasil yang diperoleh belum sepenuhnya sesuai dengan harapan, kami memandang pencapaian ini sebagai modal berharga untuk melakukan evaluasi dan pembinaan yang lebih terarah pada masa mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alamsyah menegaskan bahwa hasil Porsenijar Tahun 2026 akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun strategi pembinaan atlet, pengembangan potensi seni, serta peningkatan kompetensi guru agar mampu meraih prestasi yang lebih baik pada pelaksanaan Porsenijar berikutnya.

“Ke depan, pembinaan akan terus ditingkatkan melalui persiapan yang lebih matang, penguatan latihan, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan seluruh kontingen menjadi kekuatan utama untuk terus mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang,” tutupnya.

Keikutsertaan Kontingen PGRI Kabupaten Jeneponto dalam Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas antarguru, serta mendorong lahirnya budaya berprestasi di lingkungan pendidikan. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pendidik di Kabupaten Jeneponto untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan. (*)