Jeneponto, matasulsel.id — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di Kabupaten Jeneponto diisi dengan aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan sunatan massal gratis bagi 200 anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto tersebut berlangsung di Aula Asyifa, Kantor Dinas Kesehatan, Kamis (5/11/2026).
Pelaksanaan sunatan massal ini melibatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Jeneponto, termasuk dokter dan perawat yang memberikan pelayanan secara langsung kepada para peserta.
Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, SE, turut hadir menyaksikan pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menyempatkan diri menyapa anak-anak peserta sunatan massal beserta orang tua yang mendampingi mereka. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Syusanti, mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari bakti kesehatan sekaligus wujud kepedulian pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, momentum HKN ke-62 menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada fasilitas dan layanan di pusat-pusat kesehatan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan dan bakti kesehatan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin sehat, pelayanan kesehatan semakin merata, dan masyarakat Jeneponto semakin bahagia,” ungkap Syusanti.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan bahwa masyarakat, termasuk keluarga kurang mampu, memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (*)


Tinggalkan Balasan