Jeneponto, matasulsel.id — SDIT Ulul Al Baab Jeneponto terus berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter religius peserta didik melalui berbagai program pembiasaan positif. Salah satunya melalui Program Pembiasaan Hadis dan Kultum Zuhur (PHKZ) yang dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah, Selasa, 3 November 2026.

Program ini melibatkan peserta didik kelas III hingga kelas VI. Dalam pelaksanaannya, siswa dibiasakan membaca dan mempelajari hadis sebelum pelaksanaan salat Zuhur, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kultum setelah salat.

Melalui pembiasaan tersebut, siswa tidak hanya diperkenalkan pada hadis sebagai sumber ajaran Islam, tetapi juga dilatih memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kultum menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, menyampaikan pesan-pesan kebaikan, serta membangun rasa percaya diri sejak usia dini.

Materi yang disampaikan mengangkat berbagai tema keislaman yang dekat dengan kehidupan anak-anak, sehingga pesan moral dan nilai-nilai agama dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Program PHKZ diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas sekolah, tetapi berkembang menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berupaya menumbuhkan generasi yang mencintai hadis, memiliki akhlak baik, serta berani menyampaikan pesan-pesan kebaikan.

Upaya ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dibangun melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan memberikan ruang kepada siswa untuk belajar, berlatih, dan tampil, sekolah turut mempersiapkan generasi muda yang religius, percaya diri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. (*)