YOGYAKARTA, MATASULSEL.ID – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komitmen peningkatan kualitas layanan maritim melalui penyelenggaraan Customer Engagement Wilayah 3 Sharing Session di The Malioboro Hotel, Yogyakarta, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi pelanggan, memperkuat kemitraan, serta meningkatkan kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal.

 

Forum tersebut mempertemukan manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Pelindo Jasa Maritim dengan pelanggan prioritas, mitra strategis, asosiasi, pengelola Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), Terminal Khusus (Tersus), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

 

Melalui kegiatan ini, Pelindo Jasa Maritim membuka ruang dialog langsung guna mendengarkan keluhan, masukan, dan harapan pelanggan.

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih andal, responsif, aman, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.

 

Direktur Komersial PT Pelindo Jasa Maritim, Suhendra Ratuprawiranegara, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara perusahaan sebagai penyedia jasa dan pelanggan prioritas sebagai pengguna layanan pemanduan serta penundaan kapal.

 

Menurutnya, komunikasi yang terbuka merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan kemitraan strategis yang berkelanjutan.

Melalui forum ini, manajemen dapat memahami secara langsung pengalaman pelanggan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan operasional yang dihadapi di lapangan.

 

Penyelenggaraan Customer Engagement juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan setiap aspirasi pelanggan memperoleh perhatian dan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah perbaikan layanan.

 

Perkuat Tata Kelola dan Integritas Perusahaan

 

Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan, kegiatan ini turut diisi dengan sosialisasi implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) di lingkungan PT Pelindo Jasa Maritim.

 

Materi tersebut disampaikan oleh Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Amy Purwa A., sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, serta budaya kerja yang menjunjung profesionalisme dan integritas.

 

Dalam sosialisasi tersebut, perusahaan menegaskan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.

 

Penguatan tata kelola mencakup komitmen pencegahan gratifikasi, penolakan terhadap praktik yang bertentangan dengan etika bisnis, serta penguatan mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Penerapan prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan bisnis yang transparan, akuntabel, dan profesional, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan serta mitra strategis terhadap perusahaan.

 

Customer Care 102 Jadi Kanal Pengaduan dan Informasi

 

Dalam kesempatan yang sama, Pelindo Jasa Maritim juga memperkenalkan layanan Customer Care 102 Pelindo kepada pelanggan dan mitra strategis.

 

Layanan tersebut menjadi salah satu kanal komunikasi resmi yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi, aspirasi, keluhan, serta kebutuhan terkait pelayanan Pelindo.

 

Pengenalan kanal ini diharapkan dapat mempermudah pelanggan dalam menjalin komunikasi dengan perusahaan. Dengan tersedianya saluran komunikasi yang jelas, penyampaian masukan maupun keluhan diharapkan dapat mendukung proses evaluasi dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

 

Keterbukaan terhadap masukan pelanggan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

 

Serap Masukan untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional Pelabuhan

 

Pada sesi utama, Customer Engagement Wilayah 3 Sharing Session berlangsung secara interaktif. Para pelanggan dan mitra strategis memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, masukan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menggunakan layanan pemanduan dan penundaan kapal.

 

Aspirasi yang dihimpun melalui forum tersebut menjadi masukan strategis bagi perusahaan untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan dan merumuskan langkah perbaikan yang diperlukan.

 

Pelindo Jasa Maritim juga mendorong penguatan koordinasi dengan unit kerja serta pemangku kepentingan terkait agar berbagai kebutuhan pelanggan dapat ditindaklanjuti melalui solusi yang efektif dan berkelanjutan.

 

Upaya ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas kapal, meningkatkan efisiensi operasional kepelabuhanan, serta menjaga kualitas pelayanan di tengah kebutuhan industri maritim dan logistik yang terus berkembang.

 

Pelanggan Jadi Mitra Strategis Transformasi Pelindo

 

Melalui penyelenggaraan Customer Engagement Wilayah 3, PT Pelindo Jasa Maritim menegaskan bahwa pelanggan bukan sekadar pengguna layanan, melainkan mitra strategis dalam mendorong transformasi dan peningkatan kinerja perusahaan.

 

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Danantara dalam mendorong penguatan kinerja dan transformasi perusahaan. Komunikasi terbuka, kolaborasi erat, serta tindak lanjut yang berkesinambungan menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

 

Ke depan, Pelindo Jasa Maritim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan maritim agar semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing.

 

Peningkatan kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal diharapkan dapat berkontribusi terhadap kelancaran arus kapal, efisiensi operasional pelabuhan, serta penguatan konektivitas dan rantai logistik nasional.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, pengisian formulir customer feedback, dan ramah tamah. Penutupan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan antara manajemen PT Pelindo Jasa Maritim, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

Melalui dialog dan evaluasi yang berkelanjutan, Pelindo Jasa Maritim berharap dapat terus menghadirkan pelayanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan maritim nasional.