BONDOWOSO – Keterbatasan fasilitas sanitasi masih menjadi persoalan yang dihadapi warga Dusun Krajan, Desa Gentong, Kecamatan Krocok, Kabupaten Bondowoso.
Selama bertahun-tahun, sebagian masyarakat terpaksa memanfaatkan sungai untuk mandi, mencuci, hingga buang air karena minimnya fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang layak.
Kondisi tersebut kini mendapat perhatian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Marine Service atau Pelindo Marine yang meresmikan bantuan pembangunan fasilitas MCK Sehat di dusun tersebut, Kamis (15/10/2026).
Pembangunan fasilitas ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan akses sanitasi masyarakat sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Kepala Dusun Krajan, Abdul Manab, mengungkapkan bahwa sekitar 200 kepala keluarga (KK) bermukim di wilayahnya. Namun, hanya sebagian kecil warga yang memiliki fasilitas MCK memadai.
“Selama bertahun-tahun masyarakat memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena keterbatasan fasilitas sanitasi. Kehadiran MCK Sehat ini menjadi harapan baru bagi warga untuk hidup lebih bersih, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pelindo Marine dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat Dusun Krajan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas sanitasi yang lebih layak diharapkan dapat membantu warga meninggalkan kebiasaan menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
Bantu Anak Sekolah Terapkan Hidup Bersih
Manfaat pembangunan MCK Sehat ini juga diharapkan dirasakan oleh anak-anak, khususnya para siswa SD Negeri Gentong 1. Selama ini, keterbatasan fasilitas sanitasi menjadi salah satu tantangan yang mereka hadapi.
Guru SD Negeri Gentong 1, Naraji, mengungkapkan bahwa sejumlah siswa dan siswi harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh akses MCK yang layak.
Ia menilai kehadiran fasilitas sanitasi tersebut tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada anak-anak sejak dini.
“Sebagai guru agama, saya selalu mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, kehadiran MCK Sehat ini tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada anak-anak sejak dini,” kata Naraji.
Akses sanitasi yang memadai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar dan tempat tinggal yang lebih sehat. Selain menunjang kebersihan, fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan kemudahan bagi anak-anak untuk memenuhi kebutuhan sanitasi secara lebih layak.
Pelindo Marine Soroti Kesehatan dan Privasi Warga
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Pelindo Marine, Lia Indi Agustiana, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas MCK merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap sanitasi yang aman dan layak.
Menurut Lia, persoalan sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Keterbatasan fasilitas juga dapat memengaruhi kesehatan, privasi, dan keamanan masyarakat, terutama perempuan, anak-anak, serta lanjut usia.
“Kami ingin program ini tidak berhenti pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang layak. Akses terhadap fasilitas sanitasi yang aman dan sehat merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program TJSL tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Lia berharap fasilitas MCK Sehat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya berkelanjutan.
“Ketika seorang ibu tidak lagi harus khawatir soal privasi, ketika lansia memiliki akses sanitasi yang lebih aman, dan ketika anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat, maka di situlah kebermanfaatan yang sesungguhnya hadir,” tuturnya.
Kolaborasi Air Bersih dan Sanitasi
Pembangunan MCK Sehat di Dusun Krajan juga merupakan hasil kolaborasi Pelindo Marine dengan Baitul Maal Ar-Rahmah. Sebelumnya, lembaga tersebut telah melakukan pengeboran sumur bor di lokasi yang sama.
Ketersediaan sumber air bersih kemudian dilengkapi dengan pembangunan fasilitas sanitasi agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara lebih layak.
Perwakilan Baitul Maal Ar-Rahmah, Ustaz Maimun, mengatakan penyediaan air bersih perlu disertai fasilitas sanitasi yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
“Saat pengeboran sumur dilakukan, kami melihat masih banyak warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak dan masih memanfaatkan sungai untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, sinergi dengan Pelindo Marine menjadi langkah penting agar air bersih dan fasilitas sanitasi dapat hadir secara bersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kolaborasi tersebut mengintegrasikan penyediaan air bersih dengan akses sanitasi, dua kebutuhan dasar yang saling berkaitan dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Dengan hadirnya fasilitas MCK Sehat, warga Dusun Krajan diharapkan memiliki alternatif sanitasi yang lebih layak, sekaligus semakin terdorong menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pelindo Marine berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, program TJSL tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kualitas hidup masyarakat.
Sebagai bagian dari grup usaha BUMN Pelabuhan Indonesia, PT Pelindo Marine Service bergerak di bidang pelayanan jasa kapal. Layanannya meliputi jasa penundaan kapal di pelabuhan, operasional kapal pandu, kapal tug-assist untuk kegiatan offshore, perbaikan kapal, keagenan kapal, serta layanan terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan