JENEPONTO, matasulsel.id – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali tumbuh subur di Kabupaten Jeneponto menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Program unggulan daerah “Tebar Qurban Bahagia” kini memasuki pelaksanaannya yang tahun ke-2, setelah sukses menyentuh banyak kehidupan pada tahun pertamanya saat perayaan Idul Adha 2025 lalu. Kini di tahun 2026, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas lapisan masyarakat serta memberikan dampak manfaat yang jauh lebih besar bagi mereka yang membutuhkan.

Bukti nyata keseriusan seluruh elemen pemerintahan dalam mendukung program ini terlihat dari penyerahan donasi resmi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di kantor dinas setempat. Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap kelanjutan gerakan kemanusiaan yang digagas Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto bersinergi dengan Wahdah Islamiyah (WI) Jeneponto.

Penyerahan donasi dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto, DR. Mustaufiq, kepada Ketua Panitia Program, Haerullah Lodji. Dana yang diserahkan merupakan hasil urunan sukarela dari seluruh jajaran pegawai Disdukcapil, tanpa unsur paksaan dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu. Hal ini menegaskan bahwa nilai berbagi tidak diukur dari besarnya sumbangan, melainkan dari ketulusan hati dan keinginan tulus untuk meringankan beban sesama.

“Penyerahan donasi ini adalah wujud kepedulian kami bersama. Semua hasil urunan sukarela dari staf, sesuai kemampuan masing-masing. Kami ingin ikut serta memastikan bahwa semangat Idul Adha dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di tahun kedua pelaksanaan program ini agar manfaatnya semakin terasa luas,” ungkap DR. Mustaufiq. Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Wahdah Islamiyah dapat terus menjadi pemicu gerakan sosial yang lebih masif dan menyentuh lebih banyak orang yang membutuhkan.

Pelaksanaan “Tebar Qurban Bahagia” tahun 2026 ini merupakan tindak lanjut dan pengembangan dari keberhasilan tahun 2025, serta berpedoman pada himbauan dan surat edaran Bupati Jeneponto, Paris Yasir, beserta arahan Penjabat Sementara Sekretaris Daerah, Aspa Muji, Dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu di Ruang Rapat Bupati, seluruh pimpinan perangkat daerah, pimpinan perusahaan, dan unsur masyarakat secara tegas diimbau untuk turut berpartisipasi aktif dan membersamai pelaksanaan program ini. Sasaran utama penyaluran bantuan tetap difokuskan pada kelompok rentan, antara lain keluarga miskin ekstrem, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok masyarakat lain yang membutuhkan dukungan agar dapat turut merayakan Idul Adha dengan penuh kebahagiaan dan martabat.

Ketua Panitia Tebar Qurban Bahagia Jeneponto, Haerullah Lodji, menyampaikan bahwa partisipasi Disdukcapil merupakan langkah awal yang sangat berarti dalam memaksimalkan capaian program di tahun kedua ini. “Tahun lalu, program ini telah membuktikan keberhasilannya menyalurkan bantuan tepat sasaran. Kini di tahun 2026, tantangan dan harapan kami semakin besar: jangkauan yang lebih luas dan dampak yang jauh lebih banyak bagi masyarakat.

Partisipasi Disdukcapil menjadi contoh indah bagaimana instansi pemerintah hadir nyata untuk rakyat,” ujar Harullah.

Ia juga mengapresiasi dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, menunjukkan kekuatan sinergi di Jeneponto: “Selain Disdukcapil, kami telah menerima sumbangan berupa beras dari Satuan Polisi Pamong Praja, serta hewan kurban dan donasi tunai dari sejumlah perusahaan di wilayah kami, seperti PLTU Bosowa Energi, PLN Nusantara Power UP Punagaya, PLN ULP Jeneponto, Bank Sulselbar Jeneponto, dan perusahaan tambak udang di Arungkeke.

Hingga saat ini, panitia pelaksana masih terus menanti partisipasi dan dukungan lebih luas dari seluruh perangkat daerah, perusahaan, serta warga masyarakat Jeneponto yang ingin turut serta menyukseskan tahun kedua program ini. Setiap sumbangan, baik berupa hewan kurban, bahan pangan, maupun dana, akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada kelompok yang berhak menerima.

“Mari kita bersatu tangan untuk tahun kedua ini. Target kita jelas: jangkauan lebih luas dan manfaat lebih banyak. Program ini milik kita semua, untuk masyarakat Jeneponto. Semakin banyak yang bergabung, semakin luas manfaat yang dapat kita berikan. Semoga gerakan ini menjadi amal jariyah dan menjadikan Jeneponto sebagai daerah yang semakin kuat ikatan persaudaraannya,” tambah Haerullah Lodji.

Melalui “Tebar Qurban Bahagia” tahun kedua ini, Kabupaten Jeneponto kembali menegaskan kebahagiaan sejati lahir dari berbagi. (*)