KOLAKA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi berhasil mengoperasikan atau melakukan energize Gardu Induk (GI) 150 kV Kolaka Smelter, Sabtu (31/10/2026).
Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Keberhasilan tersebut menjadi momentum istimewa karena berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis untuk mendukung peningkatan kapasitas pasokan listrik dan kebutuhan energi sektor industri di Sulawesi Tenggara.
Energize GI 150 kV Kolaka Smelter juga menjadi tahapan penting dalam mendukung pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru. Selain itu, infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk menunjang tahapan pengujian lanjutan pekerjaan relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Payo Selincah.
Pelaksanaan energize meliputi empat lingkup pekerjaan, yakni GI 150 kV Kolaka Smelter Bay Line arah BMPP-1, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kolaka Smelter–BMPP Sirkit 2, SUTT 150 kV Incomer Wolo Baru, serta GI 150 kV Wolo Baru.
Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan lancar dan aman berkat sinergi lintas unit PLN Group. Kolaborasi tersebut melibatkan PLN UIP3B Sulawesi, PLN UIP Sulawesi, UPP Sulawesi Tenggara, UPT Kendari, UP2B Sistem Makassar, ULTG Kolaka, PLN Indonesia Power, dan PLN NPC.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan keberhasilan energize tersebut merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur transmisi dan gardu induk sebelum memasuki proses pengujian lanjutan pembangkit.
Menurutnya, dengan beroperasinya GI 150 kV Wolo Baru, kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung pengujian lanjutan pekerjaan relokasi PLTMG Payo Selincah semakin meningkat.
“Keberhasilan energize dari GI 150 kV Kolaka Smelter menuju GI 150 kV Wolo Baru merupakan capaian penting dalam penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Capaian ini berkat kerja keras, koordinasi, dan kolaborasi seluruh tim PLN Group yang senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” ujar Yogi.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru sekaligus mempersiapkan tahapan pengujian lanjutan pekerjaan relokasi PLTMG Payo Selincah.
Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan.
Menurut Aditya, pembangunan infrastruktur listrik tidak semata-mata berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat. Keberhasilan energize ini merupakan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh insan PLN Group,” ungkap Aditya.
Ia berharap pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru dan kesiapan PLTMG Payo Selincah nantinya dapat menambah kapasitas daya mampu serta memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan.
Dengan demikian, ketersediaan pasokan listrik yang semakin andal diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan energi sektor industri yang terus berkembang.
Melalui pencapaian ini, PLN UIP Sulawesi kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Sulawesi.
Sejalan dengan semangat Hari Listrik Nasional ke-81, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi tersedianya pasokan listrik yang berkelanjutan, sekaligus mendorong kemajuan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan