MATASULSEL.ID – Momentum Hari Kartini dimanfaatkan TelkomGroup untuk menegaskan komitmen kesetaraan gender dengan target keterwakilan perempuan 27 persen di level manajerial pada 2030.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan kesetaraan gender adalah fondasi membangun organisasi inklusif.

“Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan setara untuk berkembang dan mengambil peran strategis dalam kepemimpinan,” ujarnya via rilis MataSulsel.Id, Selasa (21/4/2026)

Pada 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di posisi manajerial.

Target ke depan adalah 32 persen dari total karyawan dan 27 persen di level manajerial pada 2030.

Keterwakilan perempuan di manajemen senior mencapai 14 persen manajemen madya 23,2 persen, dan pengawas 33,4 persen.

Telkom juga mendorong partisipasi perempuan di fungsi strategis, termasuk revenue-generating function (8,3 persen) dan STEM (8,1 persen).

Kehadiran Dian Siswarini sebagai Direktur Utama menjadi representasi kepemimpinan perempuan di tingkat tertinggi.

Kiprahnya mendapat pengakuan melalui penghargaan Wonder Mom Awards 2025 dan Perempuan Inspiratif Awards 2025.

Telkom juga menghadirkan fasilitas pendukung produktivitas perempuan, seperti daycare dan ruang laktasi.

Selain itu, berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan dan komunitas internal terus diperkuat.

Dengan komitmen gender equality, TelkomGroup membangun organisasi tangguh sekaligus berkontribusi menciptakan masa depan inklusif dan berkelanjutan. (*)