JENEPONTO – SMA Negeri 8 Jeneponto menggelar Pelatihan Jurnalistik dengan mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Kritis, Kreatif dan Beretika Melalui Karya Tulis”, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 8 Jeneponto tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMAN 8 Jeneponto, Muh Aslam Akib, dan diikuti oleh siswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia jurnalistik dan penulisan.
Dalam kegiatan tersebut, SMAN 8 Jeneponto menghadirkan Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Jeneponto, Arifuddin Lau, sebagai pemateri.
Materi yang diberikan berfokus pada dasar-dasar jurnalistik, khususnya pemahaman konsep 5W+1H, yakni what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana).
Konsep 5W+1H menjadi salah satu dasar penting dalam penulisan berita agar informasi yang disampaikan tersusun secara lengkap, jelas, faktual dan mudah dipahami oleh pembaca.
Dalam pemaparannya, Arifuddin Lau juga mendorong para siswa untuk tidak hanya mampu menulis, tetapi memiliki keberanian untuk bertanya, menggali informasi, melakukan verifikasi serta menyampaikan fakta secara bertanggung jawab.
Menurutnya, kemampuan jurnalistik dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun sikap kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala SMAN 8 Jeneponto Muh Aslam Akib berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik dan memanfaatkan kesempatan untuk menambah wawasan di bidang jurnalistik.
Ia juga mendorong para siswa agar tetap memiliki sikap kritis dalam melihat dan menyikapi berbagai persoalan.
“Ikuti pelatihan ini dengan baik. Jadilah generasi muda yang kritis, kreatif, tetapi tetap mengedepankan etika dalam menyampaikan informasi maupun melalui karya tulis,” pesan Muh Aslam Akib.
Ia menilai keterampilan menulis dan kemampuan menyampaikan gagasan secara baik merupakan bekal penting bagi siswa, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi dan media digital yang semakin pesat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembina Ekstrakurikuler SMAN 8 Jeneponto, Hasanuddin Kr. Beta.
Melalui pelatihan ini, SMAN 8 Jeneponto diharapkan dapat terus mendorong lahirnya siswa yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, objektif dan menjunjung tinggi etika dalam menghasilkan karya jurnalistik. (*)

Tinggalkan Balasan