JENEPONTO — UPT SD Negeri 19 Binamu Kabupaten Jeneponto terus memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui praktik baik pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan shalat Dhuha secara rutin yang melibatkan seluruh murid, guru, dan civitas sekolah.
Pembiasaan tersebut kembali dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di lapangan SDN 19 Binamu. Para murid mengikuti shalat Dhuha bersama dengan tertib dan khusyuk, didampingi para guru dan tenaga kependidikan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya dalam membangun kebiasaan positif, kedisiplinan, serta penguatan karakter religius sejak dini.
Kepala UPT SDN 19 Binamu, Rahmawati, S.Pd., menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya atas terlaksananya kegiatan tersebut.
> “Kami sangat bahagia melihat anak-anak dapat mengikuti pembiasaan shalat Dhuha bersama dengan tertib. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan proses pembentukan karakter anak agar terbiasa melakukan hal-hal positif sejak berada di bangku sekolah,” ujar Rahmawati.
Menurutnya, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan memberikan pengalaman positif bagi peserta didik dan diharapkan dapat terbawa dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Rahmawati berharap seluruh warga sekolah dapat terus menjaga konsistensi pelaksanaan kegiatan tersebut.
> “Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah rutinitas, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan yang melekat pada diri anak-anak. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” harapnya.
Ia juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi teladan dalam setiap pembiasaan yang diterapkan di sekolah.
> “Anak-anak akan lebih mudah belajar dari apa yang mereka lihat. Karena itu, guru dan seluruh warga sekolah harus bersama-sama memberikan contoh dan membangun budaya positif di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, SDN 19 Binamu menunjukkan bahwa pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama. (*)

Tinggalkan Balasan