PINRANG, MATASULSEL.ID — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya menyasar lingkungan, tetapi juga bisa menjadi ancaman serius bagi infrastruktur kelistrikan.

Kondisi ini menjadi perhatian PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Makassar saat memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pinrang.

 

Manager PLN UPT Makassar melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Pinrang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut membahas potensi karhutla di sekitar jalur transmisi sekaligus langkah pengamanan aset PLN yang berada di wilayah Kabupaten Pinrang.

 

Karhutla di sekitar jaringan transmisi menjadi persoalan yang perlu diantisipasi sejak dini.

Kebakaran yang mendekati infrastruktur kelistrikan dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan aset dan berpotensi mengganggu kontinuitas penyaluran tenaga listrik.

 

Karena itu, PLN UPT Makassar mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal dan penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat apabila terjadi keadaan darurat.

 

Bukan Hanya Tugas PLN

 

Dalam audiensi tersebut, Manager PLN UPT Makassar menekankan bahwa menjaga keamanan aset transmisi bukan hanya menjadi tugas PLN.

 

Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar jalur transmisi menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

 

Keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan mulai dari upaya mitigasi, pemantauan kondisi di sekitar jalur transmisi, hingga koordinasi ketika ditemukan potensi kebakaran.

 

Langkah preventif tersebut menjadi semakin penting karena jaringan transmisi merupakan bagian strategis dalam sistem ketenagalistrikan.

Gangguan pada infrastruktur transmisi dapat berdampak terhadap proses penyaluran tenaga listrik.

 

Dengan membangun komunikasi yang lebih kuat bersama pemerintah daerah, PLN berharap berbagai potensi gangguan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

 

Pemkab Pinrang Siap Dukung Pengamanan Aset PLN

 

Wakil Bupati Pinrang menyambut baik audiensi yang dilakukan PLN UPT Makassar.

 

Pemerintah Kabupaten Pinrang menyatakan dukungannya terhadap langkah PLN dalam menjaga keamanan aset ketenagalistrikan sekaligus melakukan pencegahan terhadap potensi karhutla di wilayah yang berdekatan dengan jalur transmisi.

 

Kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi gangguan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan di sekitar infrastruktur kelistrikan.

 

Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

 

Perkuat Sistem, Jaga Pasokan Listrik

 

Bagi PLN UPT Makassar, menjaga keandalan jaringan transmisi tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan teknis aset.

Faktor lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar jaringan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

 

Karena itu, komunikasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keamanan infrastruktur strategis tersebut.

 

PLN UPT Makassar berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dengan stakeholder di daerah, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, sebagai bagian dari langkah preventif menghadapi potensi karhutla.

 

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap aset transmisi sekaligus meminimalkan potensi gangguan terhadap sistem kelistrikan.

 

Bagi masyarakat, jaringan transmisi yang aman berarti satu hal penting: pasokan listrik tetap terjaga dan keandalan sistem kelistrikan dapat dipertahankan.

 

Audiensi PLN UPT Makassar dan Pemkab Pinrang menjadi bagian dari langkah tersebut, dengan pesan yang cukup jelas: mencegah gangguan lebih baik daripada menunggu jaringan listrik terdampak.