MAKASSAR —Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknik tengah melakukan penelitian mengenai integrasi struktur atap gedung dengan pemanfaatan energi surya sebagai upaya mengoptimalkan potensi energi terbarukan pada bangunan kampus, selasa(08/09/2026).

Penelitian berjudul “Analisis Integrasi Variasi Struktur Atap Gedung Kampus terhadap Beban Struktur dan Efisiensi Energi Panel Surya” ini mengkaji bagaimana perbedaan bentuk dan kemiringan atap dapat memengaruhi potensi pemanfaatan energi matahari sekaligus kondisi pembebanan pada struktur bangunan.

Penelitian tersebut dilakukan dengan menganalisis beberapa variasi struktur atap untuk memperoleh gambaran mengenai konfigurasi yang paling optimal dalam mendukung pemasangan panel surya. Analisis tidak hanya mempertimbangkan besarnya potensi energi yang dapat diperoleh, tetapi juga memperhatikan pengaruh penambahan panel surya terhadap struktur atap.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan sejumlah tahapan penelitian, mulai dari studi literatur, observasi kondisi gedung, pengukuran dan dokumentasi, pengumpulan serta pengolahan data, pemodelan struktur, penentuan parameter simulasi, hingga analisis dan validasi hasil.

Data kondisi gedung yang diperoleh melalui observasi kemudian digunakan sebagai dasar dalam penyusunan model penelitian.

Selanjutnya, variasi struktur atap dianalisis untuk melihat perbedaan potensi penerimaan energi surya serta respons struktur terhadap beban panel surya.

Andi Sitti Khadijah, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa penelitian ini berupaya melihat hubungan antara desain struktur bangunan dan pemanfaatan energi surya secara lebih terintegrasi.

“Penelitian ini tidak hanya melihat potensi energi yang dapat dihasilkan panel surya, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana pemasangannya berpengaruh terhadap struktur atap dan juga orientasi bangunan dalam optimalisasi penerimaan radiasi matahari pada bangunan kampus. Dengan membandingkan beberapa variasi atap, kami ingin mengetahui konfigurasi yang paling optimal dari kedua aspek tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan konsep bangunan kampus yang mampu memanfaatkan potensi energi surya dengan tetap memperhatikan aspek struktur.

Dosen pendamping, [Dr. Ir. Ritnawati, S.T., M.T.], mengatakan bahwa kajian mengenai integrasi struktur bangunan dan energi terbarukan penting dikembangkan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih efisien dalam penggunaan energi.

“Pendekatan yang menggabungkan aspek struktur dan energi terbarukan dapat memberikan perspektif yang lebih menyeluruh dalam perencanaan bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan konsep bangunan kampus yang lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

Saat ini penelitian telah memasuki tahap analisis dan validasi hasil simulasi. Hasil dari setiap variasi struktur atap selanjutnya dibandingkan untuk menentukan konfigurasi yang memiliki performa paling optimal berdasarkan potensi energi surya dan aspek pembebanan struktur.

Penelitian ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Eksakta (PKM-RE) yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian dengan tema penguatan pendidikan, sains, dan teknologi.

Melalui penelitian tersebut, mahasiswa berharap hasil kajian dapat memberikan gambaran mengenai peluang integrasi desain struktur atap dengan sistem energi surya pada bangunan kampus serta menjadi referensi awal untuk pengembangan bangunan yang lebih mendukung pemanfaatan energi terbarukan.