MAKASSAR — Pasar otomotif Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif sepanjang 2026.

Kalla Toyota mencatat penjualan sebanyak 14.400 unit selama Januari hingga Agustus 2026, atau tumbuh sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Marketing General Manager Kalla Toyota, Sulyadin, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bagi industri otomotif sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan Toyota.

 

“Januari sampai Agustus penjualan kita sekitar 14.400 unit. Ini tumbuh 12 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Sulyadin.

 

Menurutnya, salah satu tren yang terus menguat adalah meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan berteknologi hybrid.

Saat ini, kontribusi kendaraan hybrid terhadap penjualan Kalla Toyota telah mencapai sekitar 3,37 persen dan menunjukkan kecenderungan terus bertumbuh.

 

Sulyadin menilai perkembangan tersebut sejalan dengan semakin terbukanya pemahaman masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi.

Selain menawarkan efisiensi bahan bakar, kendaraan hybrid juga mulai dipertimbangkan konsumen karena memiliki nilai jual kembali yang relatif menarik.

 

“Hybrid terus tumbuh. Salah satu pertimbangannya juga karena nilai jual kembalinya lebih tinggi,” katanya.

 

Di sisi lain, Kalla Toyota juga mencatat perkembangan signifikan pada program trade in atau tukar tambah kendaraan.

Program ini bahkan disebut mencetak rekor baru, seiring semakin banyak konsumen yang memilih menukarkan kendaraan lamanya untuk mendapatkan mobil Toyota baru.

 

“Trade in mencetak rekor baru. Ini menjadi salah satu solusi paling mudah bagi customer untuk mendapatkan unit baru,” jelas Sulyadin.

 

Ia mengungkapkan, kontribusi konsumen yang melakukan tukar tambah kini telah berada di atas 30 persen dan terus mengalami pertumbuhan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa trade in semakin menjadi pilihan utama masyarakat ketika ingin melakukan upgrade kendaraan.

 

Momentum pertumbuhan pasar tersebut kemudian dimanfaatkan Kalla Toyota melalui program Toyota Serbu 2026 yang akan berlangsung pada 10–20 September 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar.

 

Program ini menjadi salah satu upaya Kalla Toyota menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan Toyota baru, termasuk melalui skema tukar tambah serta berbagai penawaran yang disiapkan selama periode program.

 

Dengan tren penjualan yang terus meningkat, pertumbuhan segmen hybrid, serta semakin tingginya minat terhadap trade in, Kalla Toyota optimistis pasar otomotif masih memiliki ruang pertumbuhan hingga akhir 2026.

 

Sulyadin menegaskan, perkembangan tersebut juga memperlihatkan perubahan perilaku konsumen.

Masyarakat kini tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian kendaraan, tetapi juga efisiensi, kemudahan mendapatkan unit baru, hingga nilai kendaraan ketika kembali dijual.

 

“Customer sekarang semakin melihat nilai kendaraan secara keseluruhan, termasuk kemudahan trade in dan resale value,” pungkasnya.