Jakarta – Kiprah pembalap Yamaha Indonesia kembali menuai pengakuan.

Sebanyak tujuh rider binaan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang Ikatan Motor Indonesia (IMI) Awards 2025, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa yang mereka ukir sepanjang musim balap 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni IMI Awards yang berlangsung di Jakarta pada 1 Juli 2026.

Para pembalap hadir didampingi jajaran manajemen YIMM, menandai keberhasilan Yamaha mempertahankan tradisi melahirkan talenta balap berprestasi, baik di level nasional maupun internasional.

Dominasi Yamaha terlihat dari beragam kategori penghargaan yang diraih.

Di tingkat internasional, Aldi Satya Mahendra menerima penghargaan atas pencapaiannya di ajang World Supersport, sementara Arai Agaska mendapat apresiasi berkat prestasinya di R3 BLU CRU World Cup serta gelar Juara Nasional Sport 250 cc Kejurnas Mandalika Racing Series.

Husni Zainul Fuadzy juga berhasil membawa nama Indonesia bersinar melalui gelar juara kelas Underbone 150 cc di Asia Road Racing Championship (ARRC).

Sementara di level nasional, Wahyu Nugroho dinobatkan sebagai Juara Nasional Supersport 600 cc Kejurnas Mandalika Racing Series.

Fahmi Basam meraih dua gelar sekaligus, yakni Juara Nasional Sport 150 cc dan Juara Umum Underbone 150 cc U-25 Kejurnas Mandalika Racing Series.

Adapun Danadyaksa Wida Pangestu sukses menjadi Juara Nasional Junior Sport 150 cc U-15, sedangkan Djanoko Mahija Aribowo menyabet gelar Juara Nasional Motocross MX 85 cc.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan penghargaan dari IMI menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah para pembalap Yamaha dalam mengharumkan nama Indonesia di dunia balap.

“Penghargaan dari Ikatan Motor Indonesia merupakan apresiasi yang sangat berarti bagi pembalap Yamaha. Ini juga hasil dari kinerja dan spirit pantang menyerah dalam meraih prestasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, meraih pencapaian yang lebih tinggi, sekaligus menginspirasi pembalap-pembalap muda agar mampu berkiprah di ajang balap nasional maupun internasional,” ujar Wahyu Rusmayadi.

Salah satu penerima penghargaan, Aldi Satya Mahendra, mengaku bangga atas apresiasi yang diterimanya.

Rider yang kini menjalani musim keduanya di ajang World Supersport bersama AS BLU CRU Racing Team itu menegaskan penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus berprestasi di pentas dunia.

“Terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia atas penghargaan ini, juga kepada Yamaha yang selalu memberikan dukungan penuh bagi kemajuan karier saya di balap dunia. Saat ini saya sedang berjuang di World Supersport dan berharap terus meraih prestasi serta bisa menjadi penyemangat bagi pembalap muda Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di level dunia,” kata Aldi.

Hal senada disampaikan Fahmi Basam. Menurutnya, penghargaan IMI Awards merupakan buah dari kerja keras bersama tim dan Yamaha selama menjalani musim kompetisi.

“Saya sangat senang terpilih sebagai penerima IMI Awards kali ini. Upaya dan kerja keras saya bersama tim serta Yamaha membuahkan hasil yang membanggakan. Ke depan saya akan terus menjaga konsistensi dan memberikan performa terbaik setiap kali bertarung di lintasan,” ujar Fahmi.

Keberhasilan tujuh pembalap meraih IMI Awards sekaligus mempertegas komitmen Yamaha dalam membina atlet balap Tanah Air secara berkelanjutan.

Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga memperlihatkan bahwa pembinaan yang konsisten mampu melahirkan pembalap Indonesia yang kompetitif di level nasional hingga panggung internasional.