Jeneponto, matasulsel.id – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Jeneponto kembali memperoleh angin segar.

Melalui semangat kolaborasi antara organisasi mitra, pemerintah daerah, dan dunia usaha, Program Jeneponto Cerdas terus diperkuat dengan menghadirkan langkah nyata untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan koordinasi dan silaturahmi Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD HIMPAUDI) Kabupaten Jeneponto ke PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Punagaya, Kamis (16/7/2026), sebagaimana tindak lanjut agenda pembahasan Program Jeneponto Cerdas untuk Beasiswa Guru PAUD Non-ASN.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati S., SE, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Turut mendampingi Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Agus Rizal DM, beserta jajaran pengurus PD HIMPAUDI.

Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Punagaya, Febri Hartanto, didampingi Firman bersama jajaran manajemen perusahaan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dengan semangat membangun kemitraan strategis untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini di Kabupaten Jeneponto.

Dalam forum diskusi tersebut terungkap bahwa berdasarkan Dapodik, Kabupaten Jeneponto saat ini memiliki 265 satuan PAUD yang tersebar di 113 desa dan kelurahan.

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya cakupan layanan pendidikan anak usia dini yang menjadi fondasi pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam diskusi, masih terdapat sekitar 300 tenaga pendidik PAUD yang berkualifikasi pendidikan SMA/sederajat maupun lulusan sarjana yang belum memiliki linearitas pada Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena peningkatan kualitas guru merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan layanan PAUD yang bermutu. Guru yang memiliki kompetensi akademik dan profesional akan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, sehingga manfaatnya akan dirasakan langsung oleh anak-anak sebagai generasi penerus pembangunan daerah.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Punagaya menunjukkan komitmen positif untuk mendukung peningkatan kapasitas guru melalui skema program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu bentuk dukungan yang dibahas adalah pemberian bantuan pembiayaan pendidikan bagi guru PAUD Non-ASN yang masih berkualifikasi SMA agar dapat melanjutkan studi ke jenjang Sarjana (S1) Pendidikan Anak Usia Dini.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak luas terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.

“Membangun pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki sarana dan prasarana. Yang paling utama adalah membangun kualitas manusianya. Ketika guru mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensinya, maka puluhan bahkan ratusan anak akan memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik. Inilah investasi terbaik bagi masa depan Jeneponto,” ujarnya.

Sebagai organisasi mitra yang selama ini konsisten mengawal peningkatan mutu tenaga pendidik PAUD, PD HIMPAUDI Kabupaten Jeneponto menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi mitra pelaksana program tersebut.

Tahapan yang akan segera dilakukan meliputi asesmen, pendataan, verifikasi administrasi, hingga proses seleksi calon penerima bantuan pendidikan. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan program berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Prioritas penerima nantinya diarahkan kepada guru PAUD Non-ASN dan Non-PPPK yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengabdi, namun memiliki keterbatasan akses untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Pendekatan tersebut diyakini akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pendidik yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan pendidikan anak usia dini di desa dan kelurahan.

Melalui peningkatan kualitas guru PAUD, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima beasiswa, tetapi juga akan menjangkau ribuan anak yang setiap hari memperoleh layanan pendidikan pada ratusan satuan PAUD di seluruh Kabupaten Jeneponto.

Semangat kolaborasi yang dibangun antara PD HIMPAUDI Kabupaten Jeneponto, Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Punagaya menjadi contoh nyata bahwa pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

Sinergi tersebut sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Jeneponto di bawah kepemimpinan Bupati H. Paris Yasir, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, serta pemerataan akses pendidikan yang bermutu sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, organisasi profesi, dan dunia usaha berjalan dalam satu visi yang sama, maka pendidikan bukan hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh anak-anak Jeneponto. (*)