Jeneponto, matasulsel.id – Semangat berbagi, kepedulian, dan keteladanan menjadi nafas utama dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Idul Adha yang digelar hari ini, Senin, 11 Mei 2026 di Ruang Rapat Bupati Kabupaten Jeneponto.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir ini menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menjadikan momen Idul Adha tahun ini lebih bermakna, tepat sasaran dan menyentuh hati masyarakat yang paling membutuhkan.

Rapat ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Aspa Muji, Asisten I, Mustaqbirin, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, para pimpinan perangkat daerah, penanggung jawab program Tebar Kurban Bahagia, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menekankan esensi utama ibadah kurban, bukan sekadar tradisi, melainkan wujud nyata kepedulian dan pemerataan kebahagiaan.

“Pemberian daging kurban tahun ini harus kita utamakan bagi keluarga miskin ekstrem, keluarga yang mengalami masalah stunting, lansia, serta kelompok rentan lainnya. Ini cara kita memastikan manfaat kurban benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Langkah ini diambil agar program kurban mampu menjangkau kelompok yang kerap tertinggal dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

Sebagai bukti nyata komitmen pribadi dan keteladanan selaku pemimpin daerah, Bupati Paris Yasir juga menyatakan dirinya akan ikut berkurban sekaligus berdonasi dalam kegiatan ini. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab dan janji pengabdiannya selaku Bupati Jeneponto.

Dengan nada bercanda yang akrab dan mencairkan suasana, Ia menegaskan, “Jangan sampai ada yang berpikir saya akan minta dibelikan hewan kurban ya! Hewan kurban ini akan saya beli sendiri, nanti saya serahkan langsung ke panitia.” Pernyataan ini disambut tawa peserta.

Untuk kelancaran pelaksanaan, Bupati mengarahkan pembentukan panitia tingkat kabupaten yang berkoordinasi di bawah PJ Sekretaris Daerah dan Dinas Kesejahteraan Sosial.

Panitia ini akan bekerja sama erat dengan tim Tebar Kurban Bahagia dari DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto. Sinergi ini diharapkan memperluas jangkauan penyaluran, menjamin ketepatan sasaran, dan menjaga kelancaran kegiatan dari persiapan hingga selesai.

Selain pembagian daging kurban, rapat yang dipandu PJ Sekda ini juga menetapkan kesepakatan penting terkait ibadah bersama. Tahun ini, Salat Idul Adha akan dilaksanakan secara serentak di Stadion Mini Terate, menjadi momen persatuan antara pemerintah dan masyarakat sesuai jadwal yang disepakati.

Penunjukan imam dan khatib serta penyusunan jadwal teknis sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto.

Bupati juga mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN untuk terlibat aktif dan mendukung penuh pelaksanaan di lokasi penyaluran yang telah ditentukan.

Program Tebar Kurban Bahagia hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Jeneponto dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan elemen masyarakat, yang ditunjang keteladanan pemimpin, mampu melahirkan kebaikan besar.

Idul Adha tahun ini bukan hanya tentang pengorbanan hewan, melainkan pengorbanan perhatian, waktu, dan kasih sayang, serta wujud nyata kepedulian bagi sesama demi mewujudkan Jeneponto yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial. (*)