MAKASSAR, MATASULSEL.ID – Kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan harga saat pembelian. Kemudahan servis, kepastian perawatan, hingga ketersediaan suku cadang menjadi faktor penting yang turut menentukan keputusan masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Menjawab kebutuhan tersebut, Haka Auto memperkuat layanan purna jual kendaraan BYD di Indonesia Timur, dengan mengandalkan pengalaman operasional jaringan diler di Makassar serta pengembangan layanan di Manado.
Salah satu indikator pertumbuhan layanan tersebut terlihat di BYD Haka Karebosi, Makassar. Sepanjang Januari hingga September 2026, jumlah unit entry atau kendaraan yang masuk ke bengkel resmi meningkat sekitar 300 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Pertumbuhan ini menjadi salah satu gambaran meningkatnya aktivitas layanan perawatan dan perbaikan kendaraan BYD di Makassar dan sekitarnya.
After Sales Associate Head Office PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), Asep Amarudin Arif, mengatakan pelayanan kepada konsumen tidak berhenti ketika kendaraan diserahkan kepada pembeli.
Menurutnya, konsumen perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai perawatan berkala, layanan servis, serta kebutuhan suku cadang selama masa kepemilikan kendaraan.
“Haka Auto menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun kepercayaan konsumen jangka panjang. Bagi kami, pelayanan kepada konsumen tidak hanya berhenti ketika kendaraan diserahkan,” kata Asep.
Ia menambahkan, pengembangan layanan purna jual menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen, termasuk di Manado dan wilayah Indonesia Timur.
Servis BYD di Makassar Tumbuh 300 Persen
Pengalaman operasional BYD Haka Karebosi menjadi salah satu pijakan Haka Auto dalam mengembangkan standar pelayanan di jaringan diler lainnya.
Service Manager BYD Haka Karebosi, Frengky Yonata, mengatakan pengelolaan alur servis, koordinasi tim teknis, serta komunikasi dengan pelanggan menjadi aspek yang terus dievaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Menurutnya, konsumen tidak hanya membutuhkan kendaraan yang selesai diperbaiki, tetapi juga penjelasan mengenai kondisi kendaraan dan perawatan yang diperlukan.
“Transparansi komunikasi menjadi kunci utama dalam pelayanan bengkel resmi. Dalam pelayanan bengkel, yang dibutuhkan konsumen bukan hanya kendaraan yang selesai diservis, tetapi juga penjelasan mengenai kondisi kendaraan dan perawatan yang diperlukan,” ujar Frengky.
Ia menilai peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke bengkel resmi menunjukkan perkembangan aktivitas layanan purna jual. Namun, pertumbuhan tersebut juga perlu diikuti konsistensi pelayanan agar kebutuhan konsumen dapat ditangani secara optimal.
Haka Auto secara bertahap menerapkan pembelajaran dari operasional BYD Haka Karebosi untuk menyesuaikan standar layanan dengan karakteristik dan kebutuhan konsumen di daerah lain, termasuk Manado.
Manado Jadi Fokus Pengembangan Layanan
Selain Makassar, Haka Auto juga memperkuat kesiapan layanan purna jual di Manado, Sulawesi Utara. Perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong perhatian terhadap layanan kendaraan listrik di kota tersebut.
Haka Auto menyebut ketersediaan dan kenaikan harga bahan bakar fosil turut memengaruhi pertimbangan masyarakat dalam memilih kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Tiga model yang menjadi perhatian adalah BYD Atto 1 dan BYD M6 EV, yang menggunakan tenaga listrik murni, serta BYD M6 DM yang mengusung teknologi Dual-Mode dari BYD.
Model-model tersebut dinilai memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga di Manado dan sekitarnya, termasuk perjalanan bersama keluarga besar, kunjungan kepada kerabat, serta kegiatan sosial dan keagamaan.
Service Advisor BYD Haka Manado, Petrix Sumampouw, mengatakan tim penjualan dan purna jual siap mendampingi konsumen sejak tahap konsultasi sebelum pembelian hingga kebutuhan perawatan setelah kendaraan digunakan.
Menurutnya, calon pembeli perlu memahami bukan hanya keunggulan kendaraan, melainkan juga jadwal perawatan, ketentuan garansi, dan mekanisme pemenuhan suku cadang.
“Tim sales dan after sales di Manado siap mendampingi calon konsumen secara menyeluruh. Kami memahami calon konsumen ingin tahu tidak hanya soal keunggulan mobil, tetapi juga bagaimana perawatannya setelah dibeli,” kata Petrix.
Ia mengajak masyarakat berkonsultasi terlebih dahulu agar dapat memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga sekaligus memahami aspek perawatan dan layanan setelah pembelian.
Perluas Jaringan di Sulawesi
Haka Auto membagi wilayah operasionalnya menjadi tiga kawasan, yakni West yang mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten; Central yang meliputi DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur; serta East yang mencakup Kalimantan dan Sulawesi.
Di Pulau Sulawesi, jaringan BYD Haka Auto meliputi BYD Haka Karebosi di Makassar dan BYD Haka Manado. Perusahaan juga mencantumkan outlet BYD Haka Palu di Sulawesi Tengah dan BYD Haka Kendari di Sulawesi Tenggara dalam jaringan operasionalnya.
Pengembangan jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan kendaraan listrik di luar pusat-pusat pasar utama.
Haka Auto juga mencantumkan rencana pengembangan outlet baru pada semester kedua 2026, termasuk BYD Haka Urip Makassar dan BYD Haka Palopo. Kehadiran outlet baru itu direncanakan untuk memperluas jangkauan layanan di Sulawesi.
Secara nasional, Haka Auto menyatakan telah memiliki 20 outlet BYD serta empat cabang untuk merek Denza.
Dengan perluasan jaringan dan penguatan layanan purna jual, perusahaan berupaya memastikan konsumen memperoleh pendampingan yang memadai selama menggunakan kendaraan.
Pada akhirnya, pertumbuhan pasar kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada penjualan unit baru.
Kesiapan bengkel resmi, kualitas komunikasi dengan pelanggan, serta kemudahan mendapatkan layanan perawatan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan