MAKASSAR – Horison Inn Artha Kencana Makassar menghadirkan wajah baru melalui proses rebranding yang tidak hanya menyasar tampilan hotel, tetapi juga membawa konsep berbeda pada lini food and beverage (F&B).
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Tjap Dua Jempol, restoran dengan konsep Asian Comfort Food yang dirancang tidak hanya untuk tamu hotel, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
General Manager Brand Development, Digital Marketing and E-commerce, Adlin Zuhriawan, mengatakan konsep Tjap Dua Jempol menjadi sesuatu yang baru di lingkungan Horison Hotel Group.
“Untuk konsep ini, kita pertama kali di Horison Hotel Group membuat konsep yang berbeda dari sisi F&B atau restoran. Biasanya restoran hotel dibuat seperti restoran hotel pada umumnya. Sekarang kami mencoba mengusung konsep Asian Comfort Food dengan nama Tjap Dua Jempol,” ujar Adlin.
Menurutnya, kehadiran Tjap Dua Jempol merupakan bagian dari strategi hotel untuk memperluas pasar. Restoran tidak hanya ditujukan bagi tamu yang menginap, tetapi juga masyarakat dari luar hotel.
Hal ini melihat potensi pasar di sekitar kawasan hotel yang dinilai cukup baik, sekaligus persaingan bisnis kuliner yang semakin berkembang.
“Kita ingin orang yang menginap di sini tidak hanya datang ke restoran dengan konsep restoran hotel pada umumnya. Masyarakat dari luar juga bisa datang dan menikmati menu-menu yang kami tawarkan,” jelasnya.
Konsep tersebut juga diterapkan pada layanan sarapan. Berbeda dengan pola sarapan hotel yang identik dengan sajian prasmanan, Tjap Dua Jempol menawarkan pilihan set menu yang dapat dipilih tamu.
Bagi tamu yang memesan kamar dengan fasilitas sarapan, tersedia lima pilihan menu. Salah satunya Chicken Hainan, kemudian Bubur Pecenongan, serta pilihan makanan lainnya yang dilengkapi kopi atau teh, slice fruit, dan jus.
Tamu dapat menikmati sarapan langsung di restoran maupun meminta hidangan tersebut dikirimkan ke kamar.
“Kalau tamu membeli kamar dengan breakfast, pada saat masuk nanti akan ditanyakan pilihannya. Ada lima pilihan set menu. Jadi bisa turun ke restoran untuk breakfast atau dikirimkan ke kamar,” kata Adlin.
Sementara itu, untuk operasional harian, Tjap Dua Jempol terbuka bagi seluruh pengunjung, baik tamu hotel maupun masyarakat umum.
Restoran tersebut direncanakan mulai beroperasi sekitar pukul 07.00 WITA. Pada hari kerja, jam operasional direncanakan hingga sekitar pukul 22.00 WITA.
Sedangkan pada akhir pekan, manajemen akan melihat respons pasar terlebih dahulu. Jika mendapatkan respons positif, jam operasional akan diperpanjang hingga 24 jam, khususnya pada Jumat, Sabtu dan Minggu.
“Kita akan lihat dulu marketnya di sini seperti apa. Kalau responsnya lebih baik, Insyaallah untuk weekend kita akan buka 24 jam,” tuturnya.
Selain restoran, Horison Inn Artha Kencana Makassar juga menyiapkan fasilitas private dining room yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pertemuan dan acara privat.
Tersedia dua pilihan ruangan dengan kapasitas berbeda. Salah satunya berkapasitas besar yang dapat menampung hingga sekitar 450 orang, sementara ruangan lainnya dirancang lebih privat dengan kapasitas sekitar 15 orang.
Dari sisi harga, manajemen juga memberikan penawaran khusus dalam periode pembukaan. Untuk sarapan dengan pilihan set menu, harganya dipatok sekitar Rp75.000 per orang.
Sementara bagi masyarakat yang ingin sekaligus menikmati pengalaman menginap, saat ini tersedia paket pembukaan dengan harga sekitar Rp375.000, sudah termasuk kamar dan sarapan untuk dua orang.
Harga promo tersebut berlaku selama periode pembukaan hingga sekitar satu bulan ke depan.
“Memang saat ini kami memberikan harga yang sangat terjangkau. Jadi masyarakat bukan hanya bisa mencicipi makanan di Tjap Dua Jempol, tetapi juga bisa mencoba pengalaman stay di sini,” ujar Adlin.
Dengan konsep baru tersebut, Horison Inn Artha Kencana Makassar tidak hanya melakukan pembaruan pada sisi hotel, tetapi juga mencoba membangun ruang kuliner yang lebih terbuka bagi masyarakat.
Kehadiran Tjap Dua Jempol diharapkan mampu menjadi pilihan baru bagi pencinta kuliner di Makassar, sekaligus memperkuat posisi hotel sebagai destinasi yang tidak hanya dituju untuk menginap, tetapi juga untuk bersantap, berkumpul dan menggelar berbagai kegiatan.

Tinggalkan Balasan