JENEPONTO, matasulsel.id – Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai pelaksanaan Wisuda Akbar peserta didik di bawah naungan Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) Cabang Jeneponto, Ahad (14/6/2026).
Acara monumental yang menyatukan empat jenjang pendidikan sekaligus, TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT ini menjadi bukti nyata kontribusi besar Wahdah Islamiyah dalam mencetak generasi pencinta Al-Qur’an di Bumi Turatea.
Rangkaian acara ini diawali dengan sesi parenting Islami yang dibawakan oleh pemateri dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah, Ustadz Dr. Maulana La Eda, Lc., MA.
Dalam narasinya di hadapan ratusan orang tua, beliau memberikan bekal berharga mengenai pentingnya menjaga momentum hafalan anak serta mendampingi tumbuh kembang mereka agar menjadi generasi yang kokoh secara ilmu dan akhlak di tengah tantangan zaman. Bekal spiritual ini menjadi pengantar yang khidmat sebelum memasuki inti prosesi wisuda.
Memasuki prosesi utama, sebanyak 162 santri resmi diwisuda, terdiri dari 42 siswa TKIT, 54 siswa SDIT, 51 siswa SMPIT, dan 15 siswa SMAIT. Capaian hafalan Al-Qur’an dan hadits dari para wisudawan yang ditampilkan secara visual melalui layar digital berhasil memukau dan mengundang decak kagum serta rasa haru dari seluruh hadirin yang memadati ruangan.
Ketua YPWI Jeneponto, Ustadz Irwan Samad, S.TP, bersama Ketua DPD Wahdah Islamiyah Jeneponto, Ustadz Basir, S.Pd.,Gr., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian gemilang ini. Pihak yayasan juga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua dan wali murid yang telah memercayakan amanah pendidikan putra-putri mereka kepada lembaga pendidikan Wahdah Islamiyah.
Keberhasilan luar biasa ini menghadiahkan apresiasi tinggi dari Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, yang hadir langsung didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris.
Kehadiran orang nomor satu di Jeneponto ini mempertegas dukungan penuh pemerintah terhadap perkembangan pendidikan berbasis agama.
Selain Bupati dan istri, acara ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat penting lintas sektor yang hadir, di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jeneponto, perwakilan Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jeneponto.
Suasana kekeluargaan dan kedekatan emosional semakin kental dengan kehadiran Camat Rumbia serta Camat Tamalatea. Pada kesempatan tersebut, keduanya hadir bukan sekadar sebagai pejabat wilayah, melainkan sebagai orang tua yang bangga menyaksikan putra-putri mereka turut memakai toga wisuda.
Turut hadir pula perwakilan dari Bagian Mutasi Daerah, jajaran pengurus Komite Sekolah, serta fungsionaris pengurus DPD dan MWD Wahdah Islamiyah Jeneponto.
Dalam sambutannya, Bupati H. Paris Yasir menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto atas partisipasi aktifnya dalam menyediakan aset pendidikan yang berkualitas demi mendukung program percepatan pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen penuh untuk mewujudkan pendidikan yang Islami. Sebagai wujud nyata dari komitmen itu, kami menginstruksikan kepada instansi terkait agar memberikan bantuan seragam serta beasiswa bagi siswa jenjang SMP yang berprestasi namun kurang mampu. Pemerintah daerah ingin berjalan beriringan bersama Wahdah Islamiyah untuk mewujudkan generasi terbaik di Jeneponto,” tegas H. Paris Yasir.
Secara khusus, Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pembina dan dewan guru yang tanpa lelah melakukan pembinaan di pondok pesantren. Momen paling mengharukan terjadi ketika salah satu wisudawan dari jenjang SMAIT, Ananda Ahmad Fauzan, melakukan setoran hafalan terakhirnya (30 Juz) secara langsung di depan Bupati Jeneponto. Menyaksikan langsung pembuktian kualitas santri tersebut, Bupati seketika memberikan arahan tegas kepada Dinas Sosial agar Ananda Ahmad Fauzan segera didaftarkan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta instruksi kepada Dinas Pendidikan untuk memastikan kelancaran beasiswa pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
Respons positif dan sinergi yang kuat antara lembaga dan pemerintah daerah ini pun disambut hangat oleh pihak DPD Wahdah Islamiyah Jeneponto, Ustadz Basir, S.Pd.,Gr., menghaturkan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati H. Paris Yasir atas kepedulian nyata yang telah diberikan, khususnya dalam perbaikan infrastruktur akses menuju sekolah.
Ustadz Basir mengungkapkan bahwa berkat kebijakan Bupati, jalanan masuk menuju area sekolah yang dulunya licin dan becek saat musim hujan, kini telah berubah menjadi mulus dan nyaman dilalui oleh para santri serta tenaga pendidik.
Lebih lanjut, pihak DPD Wahdah Islamiyah Jeneponto menaruh harapan besar agar pemerintah daerah dapat terus bersinergi dan memberikan dukungan stimulan, baik berupa bantuan infrastruktur lanjutan maupun program-program strategis lainnya di masa yang akan datang demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Jeneponto. (*)

Tinggalkan Balasan