SURABAYA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama PT Meratus Line pada jum’at(10/04/2026) lalu telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengangkutan muatan melalui skema _Hub & Spoke_ pada layanan Tol Laut rute S4A dan S4B. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto dan Direktur Utama PT Meratus Line Slamet Raharjo di Kantor Cabang PT PELNI (Persero) Surabaya, selasa(14/04/2026).

Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar operator pelayaran nasional dalam mendukung konektivitas dan efisiensi distribusi logistik melalui optimalisasi pengangkutan muatan, pemanfaatan armada, serta penguatan skema _Hub & Spoke_ pada kedua rute Tol Laut tersebut.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung program Tol Laut pemerintah.

“Kerja sama _Hub & Spoke_ dengan PT Meratus Line ini menjadi langkah strategis PELNI untuk memperkuat konektivitas logistik laut, khususnya pada rute S4A dan S4B. Dengan sinergi antar operator, kami dapat meningkatkan utilisasi muatan, mengurangi biaya operasional, serta mempercepat arus distribusi barang dari pelabuhan utama (_hub_) menuju wilayah akhir (_spoke_) di Indonesia timur,” ujar Kokok.

Kokok menambahkan bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi ekosistem logistik nasional.

“Kami percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi pengangkutan, tetapi juga memperkuat ketahanan logistik nasional. PELNI dan Meratus Line berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi melalui distribusi barang yang lebih cepat dan andal,” tambah Kokok.

Adapun penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Sarana Bandar Nasional Sukendra, Vice President Usaha Barang Non Komersial PELNI Sauban Muksin, Kepala Cabang PELNI Surabaya Roni Abdullah, Line Manager PT Meratus Line J. Castella Nostra dan Manager Keuangan PT Meratus Line Tutuk Tri Hediayati.

Sebagai informasi, S4A merupakan trayek yang dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 11 dan melayani rute Kupang – Rote – Sabu – Kupang, sementara trayek S4B dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 7 dengan rute Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang.

Pada tahun 2025, data perusahaan menunjukan bahwa program Tol Laut terbukti telah menurunkan disparitas harga di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan) sebesar 20 hingga 40 persen. Muatan berangkat sendiri didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah seperti arang, kopra, rumput laut, kopi dan ikan beku.

Melalui kerja sama ini, PELNI terus memperkuat perannya sebagai salah satu pilar utama konektivitas maritim nasional sekaligus mendukung program Tol Laut pemerintah dalam mewujudkan konektivitas maritim yang lebih merata di seluruh Indonesia.