Jeneponto, matasulsel.id – Jeneponto kembali menerima kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada Senin, 15 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, gubernur didampingi Bupati Jeneponto, Paris Yasir, Sekretaris Daerah Jeneponto Aspa Muji, serta sejumlah pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah peninjauan pekerjaan peningkatan jalan pada ruas strategis yang menghubungkan Jeneponto dan Malakaji. Infrastruktur jalan yang terus dibenahi ini menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Perbaikan jalan sejatinya bukan hanya soal aspal dan kendaraan yang melintas di atasnya. Jalan yang baik adalah penghubung harapan. Ia memperpendek jarak, mempercepat pertumbuhan, dan menghadirkan peluang baru bagi masyarakat di berbagai sektor kehidupan.

Usai meninjau pekerjaan jalan, rombongan gubernur melanjutkan kegiatan di Stadion Mini Turatea. Stadion yang telah direvitalisasi melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut kini berkembang menjadi salah satu ruang publik yang hidup di Kabupaten Jeneponto.

,Tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga, stadion ini juga menjadi tempat berkumpul masyarakat, ruang interaksi sosial, hingga tujuan rekreasi keluarga.

Pertandingan sepak bola persahabatan yang digelar di stadion tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, kesehatan masyarakat, dan semangat generasi muda.

Momentum kunjungan ini terasa semakin relevan dengan semangat gerakan “SENGKA KI RI JENEPONTO” yang mulai diperkenalkan kepada publik dalam beberapa waktu terakhir. Dalam bahasa keseharian masyarakat Jeneponto, ungkapan ini merupakan ajakan sederhana untuk singgah, berkunjung, dan menikmati keramahan tuan rumah.

Namun hari ini, “SENGKA KI RI JENEPONTO” tumbuh menjadi lebih dari sekadar sapaan. Ia berkembang menjadi sebuah gerakan sosial dan kultural yang mengajak masyarakat luas untuk melihat Jeneponto dari sudut pandang yang baru.

Jeneponto hari ini adalah daerah yang terus berbenah. Jalan-jalan diperbaiki, fasilitas olahraga ditingkatkan, ruang publik tumbuh, sektor ekonomi kreatif mulai bergerak, potensi wisata terus diperkenalkan, dan masyarakat semakin terbuka menyambut para tamu yang datang.

Karena itu, gerakan “SENGKA KI RI JENEPONTO” sesungguhnya membawa pesan sederhana namun kuat, datanglah, singgah lah, dan rasakan sendiri pengalaman yang ditawarkan oleh Jeneponto.

Stereotip lama tentang Jeneponto perlahan tidak lagi cukup untuk menggambarkan kenyataan yang berkembang saat ini. Daerah ini sedang menulis cerita baru tentang kemajuan, keterbukaan, dan optimisme.

Kunjungan Gubernur Sulawesi Selatan bersama jajaran pemerintah daerah menjadi salah satu penanda bahwa Jeneponto terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Dukungan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat posisi Jeneponto sebagai salah satu daerah tujuan kunjungan yang menarik di Sulawesi Selatan.

Melalui semangat “SENGKA KI RI JENEPONTO”, masyarakat mengajak siapa pun untuk datang dan menyaksikan sendiri perubahan tersebut. Sebab pada akhirnya, pengalaman terbaik tentang Jeneponto tidak cukup hanya diceritakan. Ia harus dirasakan secara langsung.

SENGKA KI RI JENEPONTO. Singgah lah, dan temukan pengalaman terbaikmu di ujung selatan Sulawesi Selatan. (*)