SOROWAKO — Momentum Halalbihalal dimanfaatkan menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi. PT Vale Indonesia Tbk bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur mengukuhkan kolaborasi strategis untuk mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Pertemuan yang berlangsung di Sorowako ini dihadiri jajaran manajemen dan karyawan PT Vale, serta sejumlah pimpinan daerah, termasuk Bupati Irwan Bachri Syam, unsur DPRD, TNI, Polri, hingga aparat penegak hukum.
Suasana hangat silaturahmi berubah menjadi ruang dialog konkret tentang masa depan ekonomi daerah.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan selama 57 tahun tidak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat.
Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi “bahan bakar utama” bagi kelancaran proyek strategis dan keberlanjutan investasi jangka panjang.
“Investasi bukan sekadar angka, tetapi mesin penggerak transformasi daerah—mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah hingga pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Stabilitas dan Investasi
Dukungan Forkopimda dinilai krusial dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan, terutama di tengah tantangan global sektor industri tambang.
Sinergi ini membuka peluang lebih besar bagi ekspansi investasi yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.
Bupati Irwan Bachri Syam bahkan mengibaratkan daerahnya “seolah memiliki saham” di PT Vale. Menurutnya, kontribusi perusahaan selama lebih dari lima dekade telah menjadi salah satu tulang punggung pendapatan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi konstruktif antara masyarakat dan perusahaan. “Jika ada aspirasi, mari duduk bersama. Pemerintah siap menjembatani,” tegasnya.
Salah satu bukti nyata kolaborasi tersebut adalah penyelesaian sengketa lahan Old Camp di Sorowako yang berhasil dituntaskan secara damai tahun ini—sebuah capaian yang sebelumnya sempat menjadi ganjalan panjang.
Kinerja Moncer, Dampak Makin Lebar
Di tengah fluktuasi pasar global, PT Vale menunjukkan performa solid dengan mencatat laba bersih US$76,1 juta pada 2025, melonjak 32 persen dibanding tahun sebelumnya.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan fondasi untuk memperluas kontribusi ke daerah.
Perusahaan juga menggulirkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan tenaga kerja bersertifikat bagi masyarakat lokal hingga pemberian beasiswa kepada lebih dari 1.000 pelajar.
Tujuannya jelas: menjadikan generasi lokal sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton di tanah sendiri.
Tak berhenti di situ, PT Vale aktif mendorong penguatan UMKM serta ketahanan sosial-ekologi masyarakat di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan kebijakan nasional pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sektor energi dan sumber daya mineral.
Menjaga Alam, Membangun Masa Depan
Di balik deru industri, perusahaan menegaskan komitmen pada kelestarian lingkungan. Prinsipnya sederhana namun tegas: pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan masa depan ekologi.
Dengan kolaborasi yang semakin erat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, Luwu Timur kini seperti sedang merakit mesin besar bernama “pembangunan berkelanjutan”—di mana setiap roda, sekecil apa pun, punya peran penting.
Sinergi ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang warisan jangka panjang: ekonomi yang kuat, masyarakat yang berdaya, dan lingkungan yang tetap lestari.

Tinggalkan Balasan