SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 116 melaksanakan program kerja individu bertajuk Mitigasi Bencana Berbasis Spasial pada Senin (25/07) pukul 10.00 WITA hingga selesai di Kantor Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan,
Kegiatan ini merupakan program kerja individu A. Najwa Syakiah Azzahra, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin angkatan 2023. Program ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan banjir (genangan), mengidentifikasi titik bottleneck atau lokasi rawan sumbatan pada sistem drainase, menganalisis penyebab utama terjadinya banjir, serta merumuskan langkah mitigasi berbasis kondisi eksisting wilayah.
Program kerja ini dilatarbelakangi oleh permasalahan banjir yang terjadi hampir setiap tahun di Kelurahan Baranti. Berdasarkan hasil observasi lapangan, genangan air disebabkan oleh sedimentasi berat akibat penumpukan lumpur dan sampah di saluran drainase yang mengakibatkan penurunan kapasitas tampung air secara signifikan. Selain itu, beberapa saluran drainase diketahui memiliki elevasi yang terlalu rendah, sehingga menghambat aliran air dan menimbulkan efek penyumbatan (bottleneck) yang mempercepat limpasan air ke badan jalan dan pekarangan warga.
Melalui kegiatan ini, dilakukan pemetaan wilayah rawan banjir serta identifikasi permasalahan pada jaringan drainase sebagai langkah awal dalam upaya mitigasi. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.
A. Najwa mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat, masih terdapat rendahnya tingkat kepedulian terhadap lingkungan.
“Masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, terutama dalam hal membuang sampah yang masih sering dilakukan di saluran drainase. Selain itu, kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi banjir di wilayah ini,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Camat Baranti sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Baranti, Bapak A. Budi Setyawan, S.H. Selain itu, program ini juga dilaksanakan atas arahan dan persetujuan Dosen Pendamping Lapangan, Ibu Dr. Ir. Sulaeha, S.P., M.Si.
Program kerja ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), serta mendukung SDG 6 (Clean Water and Sanitation), SDG 9 (industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 13 (Climate Action).
Diharapkan melalui program kerja ini, hasil pemetaan dan analisis yang dilakukan dapat menjadi dasar dalam perencanaan penanganan drainase serta upaya mitigasi banjir di Kelurahan Baranti, sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat.

Tinggalkan Balasan