JENEPONTO, matasulsel.id – Pelaksanaan Pelantikan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto Periode 2026–2031 dan Wisuda Santri Angkatan ke-53 yang berlangsung di pelataran Masjid Agung Jeneponto, Selasa (16/6/2026), tidak hanya menjadi momentum syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga menghadirkan aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah.
Kegiatan donor darah tersebut dipersembahkan oleh RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto bekerja sama dengan DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan pelantikan pengurus dan wisuda santri yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, masyarakat, orang tua santri, tamu undangan, serta jajaran pengurus BKPRMI tampak antusias mengikuti donor darah yang telah disiapkan oleh tim medis RSUD Lanto Daeng Pasewang.
Koordinator donor darah menjelaskan bahwa kehadiran layanan donor darah di lokasi kegiatan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap pelantikan BKPRMI dan wisuda santri, tetapi juga menjadi sarana mengajak masyarakat untuk berbagi kehidupan melalui donor darah. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan stok darah yang memadai merupakan kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sangat membantu rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi darah.
Pelaksanaan donor darah di tengah kegiatan keagamaan ini menjadi pesan kuat bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diwujudkan melalui ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan semangat membantu sesama.
Sinergi antara RSUD Lanto Daeng Pasewang dan BKPRMI Kabupaten Jeneponto dinilai sebagai contoh kolaborasi positif yang patut terus dikembangkan.
Selain memperkuat semangat kebersamaan, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan budaya gotong royong.
Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah pun menjadi semakin bermakna. Tidak hanya menjadi awal tahun baru Islam, tetapi juga menjadi momentum menanamkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Harapannya, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan kemasyarakatan di masa mendatang, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, memperkuat pelayanan kesehatan, dan mewujudkan masyarakat Jeneponto yang sehat, peduli, dan saling membahagiakan. (*)

Tinggalkan Balasan