MATASULSEL.ID, BONE — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Bone guna menjaga stabilitas distribusi dan memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat. Sepanjang Januari 2026, Pertamina merealisasikan tambahan penyaluran sebanyak 47.040 tabung LPG 3 Kg.
Penguatan pasokan tersebut dilakukan melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping, dengan volume tambahan setara sekitar 200 persen dari rata-rata kebutuhan harian Kabupaten Bone. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika konsumsi masyarakat di awal tahun.
Sebagai upaya pengendalian langsung di lapangan, Pertamina bersama Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, Dinas Perdagangan, dan Satpol PP melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat.
Operasi pasar ini bertujuan memastikan LPG bersubsidi dapat diakses oleh masyarakat yang berhak.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, menegaskan bahwa distribusi LPG 3 Kg terus diawasi hingga ke tingkat pangkalan.
“Seluruh agen diwajibkan menyalurkan LPG 3 Kg langsung ke pangkalan sesuai alokasi. Pangkalan juga diarahkan memprioritaskan rumah tangga dan usaha mikro sebagai penerima manfaat LPG bersubsidi,” jelasnya.
Wahyu juga mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG 3 Kg secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, praktik panic buying dan penimbunan berpotensi mengganggu kelancaran distribusi.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penguatan pasokan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta pengawasan rutin di lapangan.
“Monitoring bersama instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan LPG 3 Kg tersalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Sinergi ini penting dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone dan aparat pengawas guna memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan aman, lancar, dan sesuai regulasi.


Tinggalkan Balasan