MATASULSEL.ID, MOROWALI — PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan keterbukaan informasi dengan berpartisipasi dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Morowali di Bungku Tengah.

Keterlibatan PT Vale dalam UKW ini menjadi bagian dari kampanye narasi keberlanjutan perusahaan, sekaligus upaya memperkuat ekosistem informasi publik yang akurat dan berimbang di wilayah industri nikel.

Perseroan menilai keberlanjutan industri tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis operasional, tetapi juga oleh kualitas pemberitaan yang berbasis fakta.

Dalam pemaparannya, PT Vale menyampaikan berbagai inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG) yang telah dijalankan di Morowali, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga tata kelola perusahaan yang transparan. Materi tersebut menjadi referensi bagi peserta UKW yang dilaksanakan pada 4 Februari 2026.

Strategic Partnership for Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Fajrul Hidayat, mengungkapkan bahwa sejak 2015 hingga akhir 2025, perusahaan telah merealisasikan investasi sosial sekitar Rp70 miliar di 17 desa di Kecamatan Bungku Timur dan Bahodopi.

Program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Environment Engineer PT Vale IGP Morowali, Anwar Rosyid, menegaskan komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui pemantauan kualitas air dan udara, pengelolaan limbah, serta reklamasi dan revegetasi pascatambang sesuai standar yang ketat.

Senior Coordinator Media Relations PT Vale Indonesia, Suwarny Dammar, menyebut dukungan terhadap UKW sebagai investasi jangka panjang untuk membangun jurnalisme yang profesional dan beretika.

Menurutnya, peran media sangat strategis dalam menghadirkan informasi yang utuh dan berimbang di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua PWI Kabupaten Morowali, Mahmud Mattangara, mengapresiasi dukungan PT Vale yang dinilai berkontribusi besar dalam peningkatan kualitas wartawan lokal.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kominfo Morowali, Badiuz Zaman, yang menilai UKW sebagai ruang kolaborasi positif antara perusahaan, media, dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, PT Vale menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada kinerja produksi, tetapi juga pada pembangunan kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan bertanggung jawab.