MAKASSAR – Komitmen Politeknik Pariwisata Makassar dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat.
Kali ini, Poltekpar Makassar menggelar Pelatihan Pengelolaan Fasilitas Umum dan Usaha Kuliner di kawasan Daya Tarik Wisata Pantai Layar Putih, Kelurahan Tanjung Mardeka, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Poltekpar Makassar pada Sabtu (13/12/2025) ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola destinasi wisata secara profesional, bersih, dan berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi melalui pengembangan usaha kuliner.
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan yang melibatkan perangkat pengelola kawasan Pantai Layar Putih, perwakilan kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat sekitar.
Materi yang diberikan meliputi pengelolaan destinasi wisata, peningkatan kebersihan lingkungan, penataan fasilitas umum, hingga pembinaan usaha kuliner sebagai peluang UMKM berbasis wisata.
Salah satu fokus utama pelatihan adalah peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tata kelola objek wisata yang baik.
Peserta dibekali materi penyusunan siteplan atau rencana tapak, yang menggambarkan penataan ruang dan penggunaan lahan di kawasan Pantai Layar Putih.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang tertata, nyaman bagi pengunjung, serta mendukung perkembangan usaha masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang penerapan Aplikasi Manajemen Mahasiswa (APM) secara langsung di lapangan, sehingga mahasiswa dapat terlibat aktif dalam proses edukasi dan pendampingan masyarakat.
Selain aspek pengelolaan kawasan, pelatihan turut dilengkapi dengan praktik pembuatan kue dan minuman sederhana yang dinilai mudah diaplikasikan sebagai usaha awal. Langkah ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM kuliner di sekitar kawasan wisata Pantai Layar Putih.
Kepala Bagian AAKU Poltekpar Makassar, Buntu Marannu Eppang, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat.
“Pengelolaan wisata tidak hanya tentang menarik kunjungan, tetapi bagaimana masyarakat mampu menjaga, menata, dan mengembangkan lingkungannya secara berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, kami berharap tumbuh kesadaran serta kemampuan praktis masyarakat dalam mengelola Pantai Layar Putih agar menjadi destinasi yang nyaman dan bernilai ekonomi bagi warga setempat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Poltekpar Makassar berharap Pantai Layar Putih dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang tertata, bersih, ramah pengunjung, serta mampu memberdayakan masyarakat lokal melalui pengelolaan fasilitas umum dan usaha kuliner yang berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan