BONE – Keberlanjutan program pertanian cerdas “Mannennungeng: Smart Hydro Loop” di Desa Kajaolaliddong mendapat dukungan formal dari Pemerintah Kabupaten Bone. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Letter of Agreement (LoA) antara Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, senin(24/8/2026).

Penandatanganan berlangsung di Kantor Dinas TPHP Kabupaten Bone dan dilakukan oleh Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, serta Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, S.P., M.Si.

LoA tersebut menjadi dasar kolaborasi kedua pihak dalam mendukung pengembangan pertanian cerdas di Desa Kajaolaliddong. Kerja sama diarahkan pada peningkatan kapasitas petani, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pertanian, serta penguatan kelompok tani.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas program yang telah dijalankan Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas.

“Kami melihat keseriusan dan kerja nyata yang telah dilakukan oleh Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas di Bone. Program Mannennungeng sangat sejalan dengan upaya kami dalam mengembangkan pertanian cerdas dan berkelanjutan di Kabupaten Bone. Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan supervisi agar program ini memberikan manfaat maksimal bagi petani,” ujarnya.

Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menyebut LoA tersebut memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program.

“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan dukungan penuh dari Dinas TPHP Bone. LoA ini menjadi jaminan bahwa program Mannennungeng tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga mendapatkan dukungan kebijakan dan teknis dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., mengatakan terjalinnya kerja sama formal menjadi motivasi bagi tim untuk melanjutkan pengembangan program.

“Kami sangat bersyukur karena program yang kami jalankan dapat meyakinkan Dinas TPHP Bone untuk menjalin kerja sama formal. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa program Mannennungeng benar-benar memberikan dampak nyata bagi petani di Bone,” ujarnya.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan program sekaligus memperluas dukungan terhadap penerapan inovasi pertanian di tingkat masyarakat.