JENEPONTO, matasulsel.id — Semangat generasi muda untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila semakin diteguhkan melalui Pengukuhan Pengurus Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Jeneponto Periode 2026–2030.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Daerah Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 15 Agustus 2026, dalam rangkaian kegiatan Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jeneponto.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah undangan lainnya.

Lima pengurus DPPI Kabupaten Jeneponto yang dikukuhkan secara resmi untuk periode 2026–2030 yakni Muh. Fadil Iqram, Adiesty Dwi Oktaviani Ikhsan, Akbar Wahidin, Muhammad Amar Amri Asnur, dan Muh. Eko Setia Budi. Mereka tampil mengenakan jas hitam sebagai simbol kesiapan mengemban amanah dan menjalankan tugas kepengurusan.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru DPPI dapat bekerja dengan penuh semangat dan konsisten dalam menjaga sekaligus menebarkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, keberadaan Duta Pancasila Paskibraka bukan hanya sebagai simbol, tetapi diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Usai dikukuhkan sebagai Ketua DPPI Kabupaten Jeneponto periode 2026–2030, Muh. Fadil Iqram menyatakan optimistis dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap amanah ini dapat menjadi langkah awal untuk membawa semangat Pancasila semakin dekat dengan generasi muda di Kabupaten Jeneponto,” ujar Fadil.

Ia menegaskan, kepengurusan DPPI ke depan akan diarahkan untuk membangun wadah yang tidak hanya aktif dalam berbagai kegiatan, tetapi juga mampu menanamkan nilai Pancasila, persatuan, gotong royong, disiplin, toleransi, dan rasa cinta tanah air.

Fadil juga berharap para generasi muda tidak sekadar mampu menghafal Pancasila, tetapi dapat mengamalkan nilai-nilainya melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menjadi ketua bukan hanya tentang memimpin, tetapi tentang menjadi bagian dari proses untuk tumbuh, belajar, dan berjalan bersama,” tuturnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, DPPI Kabupaten Jeneponto diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menjadi teladan dalam menghidupkan nilai-nilai Pancasila.

Muh. Fadil Iqram pun optimistis, dengan dukungan seluruh pengurus dan berbagai pihak, DPPI Jeneponto periode 2026–2030 dapat menghadirkan gerakan positif yang membuat nilai-nilai Pancasila semakin dekat, nyata, dan relevan bagi generasi muda di Kabupaten Jeneponto. (*)

Penulis : Suryani Hajar