JAKARTA – Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung setelah keluar sebagai juara pertama DANCOW Indonesia Cerdas Season 2.

Tim yang diperkuat Jeselyne, Bagas, dan Nicho tersebut berhasil mengungguli para finalis dari 14 provinsi dalam babak final kompetisi edukatif persembahan Nestlé DANCOW.

 

Kompetisi yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) ini menjadi panggung bagi anak-anak Indonesia untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka.

Tahun ini, DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 menjaring sekitar 192.000 siswa dari 2.168 sekolah yang tersebar di 40 kota dan 15 provinsi.

 

Setelah melalui rangkaian seleksi dan persaingan yang kompetitif, SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil meraih posisi teratas.

Juara kedua diraih SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar, sedangkan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta menempati posisi ketiga.

 

Category Marketing Manager DANCOW, Yohana Yose Gunawan, mengatakan keberhasilan para peserta menjadi bukti bahwa anak-anak dapat berkembang secara optimal ketika memperoleh dukungan gizi yang tepat serta kesempatan belajar yang berkualitas.

 

“Nestlé DANCOW percaya setiap anak Indonesia memiliki potensi luar biasa ketika mendapatkan dukungan gizi yang tepat serta kesempatan belajar yang berkualitas,” ujar Yohana.

 

Menurutnya, DANCOW Indonesia Cerdas telah diselenggarakan sejak 2025 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menstimulasi lahirnya generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan sosial dan emosional.

 

Kompetisi ini dirancang selaras dengan kurikulum nasional melalui perpaduan tantangan soal dan permainan yang interaktif. Peserta tidak hanya diuji dalam literasi dan numerasi, tetapi juga diajak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah hingga kerja sama tim.

 

Bagi tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, kemenangan tersebut menjadi buah dari proses panjang. Nicho mengungkapkan, sejak babak awal hingga mencapai tingkat nasional, dirinya bersama Jeselyne dan Bagas terus belajar, berlatih, serta saling memberikan semangat.

 

Setelah menjadi juara tingkat provinsi, ketiganya semakin giat mempersiapkan diri menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah. Pengumuman sebagai juara pertama pun menjadi puncak kebahagiaan setelah seluruh perjuangan mereka terbayar.

 

“Pengalaman ini akan selalu kami ingat dan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi,” kata Nicho. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, orang tua, teman-teman sekolah, serta Nestlé DANCOW yang telah memberikan dukungan selama kompetisi.

 

Kepala SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, Sr. M. Paulis FSGM, M.Pd, turut mengapresiasi pencapaian Jeselyne, Bagas, dan Nicho. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut memberikan pembelajaran berharga, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga sekolah dan orang tua.

 

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan orang tua dan pendampingan sekolah yang membantu membentuk kepercayaan diri, kekompakan, serta keberanian siswa dalam menghadapi berbagai tantangan.

 

“Menjadi Juara 1 tentu suatu kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah mereka belajar bahwa prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, kerja sama, dan keberanian untuk terus berkembang,” ujarnya.

 

DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 juga membawa konsep belajar yang lebih dekat dengan keseharian anak. Babak final dikemas dalam format edutainment yang ditayangkan melalui Indosiar dan berbagai platform digital sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

 

Melalui format tersebut, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau melalui buku. Anak-anak dapat belajar sambil menyaksikan tayangan yang menghibur, membuka wawasan, mengajak berpikir, bereksplorasi, bertanya, serta menemukan kesenangan dalam proses belajar.

 

Nestlé DANCOW menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui kombinasi produk gizi berkualitas dan stimulus belajar yang tepat.

 

“Kami berharap dapat senantiasa berkontribusi dalam mempersiapkan generasi Indonesia yang cerdas secara menyeluruh, berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Yohana.

 

Komitmen tersebut melanjutkan kemitraan Nestlé DANCOW dengan Kemendikdasmen RI yang telah berlangsung sejak 2008 melalui berbagai program pendidikan dan inovasi bagi siswa sekolah dasar. Beragam program tersebut hingga kini telah menjangkau lebih dari 392 ribu anak di 40 kota dan kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.

 

Keberhasilan SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung pun menjadi lebih dari sekadar kemenangan sebuah tim. Prestasi Jeselyne, Bagas, dan Nicho menunjukkan bahwa ketika proses belajar dikemas secara menyenangkan dan didukung lingkungan yang positif, anak-anak memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan rasa percaya diri, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta keberanian mengejar cita-cita.