JENEPONTO — Semangat kemerdekaan dan jiwa kepramukaan berpadu dalam sebuah perhelatan penuh kreativitas dan prestasi. Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Binamu menggelar Kemah Bakti dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan HUT Gerakan Pramuka ke-65.

Kegiatan yang berlangsung Rabu–Senin, 12–17 Agustus 2026, dipusatkan di Bumi Perkemahan Karisa, Kabupaten Jeneponto, dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat Siaga, Penggalang hingga Penegak.

Kemah Bakti ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berkemah bagi anggota Pramuka, tetapi juga dikemas sebagai ruang untuk menumbuhkan kedisiplinan, kreativitas, sportivitas, keberanian, kerja sama, kepemimpinan dan semangat nasionalisme generasi muda.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan yang terbagi dalam tiga kelompok besar, yakni pentas seni dan keagamaan, olahraga, serta lomba kepramukaan.

Pada kategori pentas seni dan keagamaan, peserta mengikuti lomba Nyanyi Solo putra/putri, Puisi bertema “Pahlawan Kemerdekaan”, serta Lomba Tartil putra/putri. Untuk lomba nyanyi, peserta membawakan lagu wajib “Pantang Mundur”, sedangkan lagu bebas berupa lagu daerah atau dangdut.

Sementara pada kategori olahraga, panitia menyiapkan sejumlah lomba yang bernuansa permainan rakyat dan keterampilan, yakni Lomba Karung, Lomba Kelereng, serta Memasukkan Paku ke Botol.

Adapun lomba kepramukaan dibagi berdasarkan tingkatan peserta. Pada tingkat Siaga, dipertandingkan Dance Smaphore secara gabungan, LKB putra/putri, serta Pionering putra/putri berupa menara kaki tiga/piramid tiang bendera menggunakan tongkat.
Pada tingkat Penggalang, peserta berkompetisi dalam Pionering putra/putri berupa Menara Pandang, SMS, dan LKBB.

Sedangkan pada tingkat Penegak, lomba yang digelar meliputi Pionering Menara Kaki Tiga Variasi Kotak, Fashion Show, dan LCC.

Dengan demikian, sedikitnya terdapat 15 jenis/cabang lomba yang menjadi bagian dari rangkaian Kemah Bakti Kwarran Binamu tahun ini.

Camat Binamu, Ir. H. M. Rizal Kr. Nyau, dalam sambutannya pada pembukaan perkemahan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin dan kepedulian sosial.

“Kemah Bakti ini jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan berkemah dan perlombaan. Jadikan momentum ini sebagai ruang belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, kepemimpinan dan cinta tanah air.”

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai kesempatan untuk mengisi kemerdekaan melalui prestasi dan kegiatan positif.

Sementara itu, Korwil Dikbud Kecamatan Binamu sekaligus Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Binamu, H. Syamsuddin. B, S.Pd.I., M.M., saat membuka rangkaian pentas seni menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan karakter di luar ruang kelas.

Menurutnya, Pramuka harus terus hadir sebagai wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, kreatif, mandiri dan memiliki semangat pengabdian.

“Pentas seni dan seluruh perlombaan ini bukan semata-mata mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita belajar berani tampil, bekerja sama, menghargai orang lain, menjunjung sportivitas dan berani menunjukkan potensi terbaiknya.”

Ia kemudian secara resmi membuka rangkaian Pentas Seni Kemah Bakti Kwarran Binamu sebagai bagian dari perayaan HUT RI ke-81 dan HUT Pramuka ke-65.

Ketua Panitia Kemah Bakti, Basri Natsir, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan yang utuh kepada peserta.

Menurutnya, melalui berbagai lomba yang disiapkan, peserta tidak hanya dituntut memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga kemampuan seni, keberanian, sportivitas dan kreativitas.

Basri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.

Secara khusus, panitia menyampaikan penghargaan kepada BPBD Kabupaten Jeneponto selaku sponsor utama, serta PT Erlangga dan provider TRI serta bank Sulselbar yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Tanpa dukungan berbagai pihak, kegiatan sebesar ini tentu tidak akan berjalan secara maksimal. Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh sponsor, pemerintah, pembina, pendamping, sekolah, orang tua, peserta dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian,” ungkap Basri.

Kemah Bakti Kwarran Binamu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam memperingati HUT RI dan HUT Pramuka. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, semangat kebangsaan, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Di tengah berbagai tantangan generasi muda saat ini, kegiatan seperti Kemah Bakti menjadi salah satu ruang strategis untuk mengarahkan energi anak-anak dan remaja kepada kegiatan yang produktif, kreatif dan membangun karakter.

Dari Bumi Perkemahan Karisa, semangat kemerdekaan tidak hanya dikibarkan melalui Sang Merah Putih, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata generasi muda Binamu: berani berkarya, siap berprestasi dan siap mengabdi. (*)