Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Zahwa Ummu Kalsu, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Eco Tumbler Day: Edukasi Pengurangan Sampah Plastik melalui Kreasi
Melukis Tumbler” di SD Negeri 76 Parepare, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, pada Kamis (23/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong penggunaan tumbler sebagai wadah minum yang ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, Zahwa Ummu Kalsum memberikan edukasi mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan serta pentingnya membiasakan penggunaan barang yang dapat digunakan berulang kali, seperti tumbler.
Setelah sesi penyampaian materi, para siswa diajak mengikuti kegiatan melukis tumbler sebagai bentuk kreativitas sekaligus upaya menumbuhkan rasa memiliki terhadap tumbler yang nantinya digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, di mana siswa bebas menuangkan ide kreatif melalui berbagai gambar dan warna pada tumbler masing-masing.
Menurut Zahwa Ummu Kalsum, kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler sendiri merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan setiap orang untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
“Melalui kegiatan Eco Tumbler Day, kami ingin mengajak siswa memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan kecil. Membawa tumbler sendiri merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Zahwa Ummu Kalsum.
Irmawati, selaku Wali Kelas SD Negeri 76 Parepare, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan edukasi yang dipadukan dengan aktivitas melukis tumbler mampu membuat siswa lebih mudah memahami pesan yang disampaikan sekaligus meningkatkan kreativitas mereka.
“Program ini sangat menarik karena tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai bahaya sampah plastik, tetapi juga melibatkan siswa secara langsung melalui kegiatan melukis tumbler. Dengan cara seperti ini, siswa menjadi lebih antusias belajar dan diharapkan terbiasa membawa tumbler sendiri sebagai bagian dari gaya hidup yang ramah lingkungan,” ungkap Irmawati.
Melalui program kerja individu Eco Tumbler Day, diharapkan siswa SD Negeri 76 Parepare, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare semakin memahami pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mulai menerapkan kebiasaan menggunakan tumbler dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang kreatif, menyenangkan, dan aplikatif.

Tinggalkan Balasan