MAKASSAR — Persoalan kutu beras masih menjadi tantangan yang kerap dihadapi masyarakat dalam menyimpan beras, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan usaha. Selain mengganggu kualitas beras, keberadaan Sitophilus oryzae atau kutu beras juga dapat menimbulkan kerugian apabila tidak ditangani dengan baik.

 

Melihat persoalan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan ASEGUARD, produk repelan kutu beras yang dirancang sebagai alternatif praktis untuk membantu mengatasi gangguan kutu pada area penyimpanan beras.

 

ASEGUARD digunakan di sekitar area penyimpanan beras untuk membantu mengusir kutu sekaligus mencegah keberadaannya selama masa penyimpanan. Kehadiran produk ini memberikan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan metode praktis dalam menjaga beras tetap terlindungi, baik di rumah maupun pada lingkungan usaha.

 

Tidak sekadar menghadirkan produk, tim PKM-K Unhas juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan dan penyimpanan beras yang tepat. Edukasi mengenai ASEGUARD dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pemasaran langsung, pemanfaatan media digital hingga berbagai aktivitas promosi.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan alternatif pengendalian kutu beras yang mudah diaplikasikan. Dengan pendekatan yang lebih dekat kepada konsumen, ASEGUARD diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang menghadapi persoalan kutu beras dalam aktivitas penyimpanan sehari-hari.

 

Di sisi lain, pengembangan ASEGUARD juga membuka peluang ekonomi baru. Dalam proses pengembangannya, tim melibatkan mitra bahan baku, jaringan distribusi, serta pelaku usaha beras. Kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung proses pemasaran, tetapi juga membuka peluang terbentuknya jaringan usaha yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

 

Bagi konsumen, ASEGUARD diharapkan membantu mengurangi gangguan akibat kutu beras sekaligus mendukung upaya menjaga kualitas beras selama penyimpanan. Sementara bagi pelaku usaha beras, produk tersebut dapat menjadi salah satu alternatif pendukung dalam pengelolaan penyimpanan beras secara lebih praktis.

 

Melalui ASEGUARD, tim PKM-K Unhas tidak hanya mengembangkan produk, tetapi juga mencoba mengubah persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat menjadi peluang inovasi dan kewirausahaan.

 

Dengan mengusung semangat “Protecting Every Grain, Naturally”, ASEGUARD diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu alternatif praktis bagi masyarakat dalam membantu menjaga beras dari gangguan kutu selama penyimpanan.