MAKASSAR — Menjadi pemimpin tidak cukup hanya berani berbicara. Kemampuan mendengarkan, menyampaikan gagasan secara terstruktur, menghargai perbedaan pendapat hingga mengambil keputusan secara tertib juga menjadi bagian penting dari kepemimpinan.

 

Nilai-nilai tersebut menjadi salah satu pembelajaran yang diberikan dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Bosowa School Makassar yang mengusung tema “The Start To Great Leadership”, Jumat (28/8/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan bertajuk “Leadership dalam Forum: Teknik Persidangan” yang dibawakan oleh Irfan R., S.Pd., M.Pd., Staf Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus Wakil Presiden BEM FIS UNM periode 2018–2019.

 

Materi teknik persidangan diperkenalkan bukan sekadar sebagai tata cara menjalankan forum organisasi.

Lebih dari itu, siswa diajak memahami bahwa forum merupakan ruang untuk belajar mengemukakan gagasan, mendengarkan pandangan orang lain, menyelesaikan perbedaan secara dewasa, serta mengambil keputusan berdasarkan proses yang teratur.

 

Berbekal pengalaman dalam organisasi kemahasiswaan, Irfan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai aspek dasar dalam persidangan.

Mulai dari memahami agenda forum, tata cara menyampaikan pendapat, mengikuti aturan persidangan, hingga membangun komunikasi yang efektif ketika terjadi perbedaan pandangan.

 

Menurut Irfan, keberanian menyampaikan pendapat harus berjalan beriringan dengan kemampuan mendengarkan. Seorang pemimpin tidak selalu harus menjadi orang yang paling banyak berbicara dalam sebuah forum.

 

“Pemimpin harus mampu menyampaikan gagasan dengan baik, mendengarkan pendapat orang lain, dan tetap menghargai proses ketika terjadi perbedaan pandangan,” ujar Irfan.

 

Ia menjelaskan, pengalaman mengikuti forum dapat menjadi sarana bagi siswa untuk melatih kepercayaan diri sekaligus membangun kemampuan berpikir objektif sebelum mengambil sebuah keputusan.

 

Melalui pembelajaran tersebut, peserta LDKS juga diperkenalkan pada pentingnya disiplin dalam menjalankan mekanisme organisasi.

Setiap anggota memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, sementara keputusan bersama dihasilkan melalui proses yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Pembekalan teknik persidangan pun memberikan pengalaman baru bagi siswa SMP Bosowa School Makassar dalam memahami praktik kepemimpinan secara langsung.

Mereka tidak hanya belajar bagaimana berbicara di depan forum, tetapi juga bagaimana menjadi bagian dari sebuah proses pengambilan keputusan.

 

LDKS dengan tema “The Start To Great Leadership” menjadi momentum bagi para siswa untuk mulai mengenali karakter kepemimpinan sejak dini.

Sebab, kepemimpinan yang kuat tidak hanya dibangun dari keberanian untuk tampil di depan, tetapi juga dari kemampuan untuk mendengar, menghargai, berpikir jernih dan mengambil keputusan dengan penuh tanggung jawab.