JENEPONTO, matasulsel.id — Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Letnan Kolonel Infanteri Abdul Muthalib Tallasa, Komandan Kodim 1425/Jeneponto, hadir sebagai narasumber utama dalam sesi Podcast Pattiro Jeka yang berlangsung di Ruang Pattiro Event & Meet, Kamis (13/8/2026).
Mengusung tema “Peran TNI-AD dalam Mendukung Program Pemerintah dan Pembangunan Teritorial”, kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memahami secara mendalam bagaimana TNI Angkatan Darat—khususnya Kodim 1425/Jeneponto—menjalankan peran pembinaan teritorial demi kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi pertanyaan mengenai cara TNI-AD menjalankan perannya dalam mendukung program pemerintah di wilayah, Dandim menyatakan :
“TNI-AD melalui satuan kewilayahan memiliki peran untuk membantu pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan teritorial. Kami berupaya menerjemahkan kebijakan dan program TNI-AD ke dalam kegiatan yang dapat dilaksanakan di wilayah, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah. Jadi, apa yang kami lakukan tidak terlepas dari tugas pokok TNI-AD sekaligus upaya membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Dandim kemudian memaparkan beragam program unggulan yang terus digulirkan di wilayah Jeneponto, mulai dari pembangunan fisik hingga pemberdayaan masyarakat:
“Ada beberapa program unggulan TNI-AD yang kami laksanakan dan dukung di wilayah, seperti TNI AD Manunggal Air, ketahanan pangan, pembangunan dan rehabilitasi rumah masyarakat, pembangunan jembatan, serta pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
Kemudian melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD, kami juga melaksanakan pembangunan jalan tani yang bertujuan membuka dan memperlancar akses masyarakat menuju lahan pertanian. Selain pembangunan fisik, program TNI-AD juga mencakup pemberdayaan masyarakat dan pembinaan teritorial.
Seluruh program tersebut kami laksanakan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.”
Ditekankan bahwa pembangunan fisik bukanlah satu-satunya tujuan setiap kegiatan memiliki dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat:
“Yang ingin kami hadirkan adalah manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pembangunan jembatan dan jalan tani misalnya, diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat.
Penyediaan air bersih membantu memenuhi kebutuhan dasar, sementara ketahanan pangan mendukung masyarakat di sektor pertanian. Jadi setiap kegiatan memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah.”
Sinergi Kunci Utama TNI, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat
Keberhasilan berbagai program tersebut tidak lepas dari kerja sama yang erat antarunsur terkait. Dandim menegaskan bahwa TNI-AD tidak berjalan sendiri:
“Sinergi sangat penting. Pemerintah daerah memiliki program pembangunan, TNI-AD memiliki tugas dan kemampuan untuk memberikan dukungan, sedangkan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Karena itu, kami terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pihak. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal.”
Peran Babinsa juga disorot sebagai elemen krusial dalam menjaga program tetap relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan:
“Babinsa merupakan ujung tombak TNI-AD di wilayah. Mereka berada langsung di tengah masyarakat, sehingga mengetahui kondisi dan perkembangan wilayah binaannya.
Babinsa juga membangun komunikasi dengan masyarakat, pemerintah desa atau kelurahan dan unsur terkait. Dari sanalah berbagai informasi mengenai kebutuhan masyarakat dapat diketahui dan menjadi bahan bagi satuan untuk menentukan langkah yang tepat.”
Menghadapi kondisi wilayah yang beragam, Kodim 1425/Jeneponto terus berupaya beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan:
“Setiap wilayah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami harus mampu menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi di lapangan. Yang paling penting adalah komunikasi, koordinasi dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas.
Kami terus mendorong seluruh personel agar bekerja secara profesional, tulus dan benar-benar hadir untuk membantu masyarakat sesuai tugas dan kemampuan TNI-AD.”
Di akhir sesi, Dandim menegaskan komitmen Kodim 1425/Jeneponto untuk terus hadir dan berkontribusi, sejalan dengan semangat pembangunan daerah:
“Kami akan terus melaksanakan dan mendukung program unggulan TNI-AD sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki. Kami juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat.
Harapan kami, setiap program yang dilaksanakan tidak berhenti pada kegiatan saja, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TNI-AD akan terus hadir di tengah masyarakat, membantu pemerintah dan bersama-sama membangun wilayah. Semua ini dilaksanakan tentu dalam rangka menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Jeneponto dan mendukung Jeneponto Bahagia.” (*)

Tinggalkan Balasan