Jeneponto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan budaya literasi di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Pada Jumat, 31 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan program bertajuk “Ayo Kreasikan Aku: Satu Buku, Sejuta Petualangan dan Karya” yang diselenggarakan di Rumah Literasi Tolo, senin(02/08/2026).

Kegiatan ini dirancang untuk mengajak anak-anak memandang setiap buku sebagai awal dari sebuah petualangan belajar yang menyenangkan. Melalui konsep pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang dikemas dalam bentuk misi, peserta tidak hanya diajak membaca dan memahami isi buku, tetapi juga bekerja sama menciptakan sebuah karya yang terinspirasi dari bacaan. Suasana belajar dibuat interaktif sehingga anak-anak merasa seolah sedang menyelesaikan sebuah petualangan bersama teman-temannya, bukan sekadar mengikuti pembelajaran formal.

Program ini bertujuan menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca sejak dini, meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan, melatih anak menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari buku, mengembangkan kreativitas melalui proyek yang dibuat berdasarkan isi bacaan, melatih kemampuan berpikir kreatif, serta membangun rasa percaya diri melalui presentasi hasil karya di hadapan teman-temannya.

Kegiatan diawali dengan pemilihan buku bacaan yang sesuai dengan usia peserta dan memiliki isi yang dapat dikembangkan menjadi sebuah karya sederhana. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menggunakan buku berjudul “Rumah Binatang” sebagai media pembelajaran. Sebelum membaca, mahasiswa memperkenalkan buku kepada peserta, kemudian mengajak anak-anak membaca isi buku secara bergantian agar mereka lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

Setelah sesi membaca selesai, mahasiswa mengajak peserta berdiskusi mengenai isi cerita, tokoh, serta informasi yang diperoleh dari buku. Dari hasil diskusi tersebut, anak-anak bersama mahasiswa menentukan proyek kreatif yang akan dibuat berdasarkan isi bacaan. Karena buku “Rumah Binatang” mengenalkan berbagai jenis hewan beserta lingkungan tempat hidupnya, peserta diajak menuangkan pemahaman mereka melalui kegiatan seni dengan menghias gambar-gambar hewan menggunakan potongan kertas krep berwarna-warni. Melalui teknik menempel kertas krep, setiap anak bebas memadukan warna, membentuk tekstur, dan menghias gambar hewan sesuai imajinasi serta karakteristik hewan yang mereka pelajari dari buku. Aktivitas ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman terhadap isi bacaan, sehingga mereka dapat mengubah pengetahuan yang diperoleh dari buku menjadi sebuah karya yang unik, menarik, dan penuh makna. Dengan demikian, membaca tidak hanya menjadi kegiatan memahami teks, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan menghasilkan karya nyata.

Usai menyelesaikan proyek, setiap peserta diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya di hadapan teman-teman. Dalam sesi ini, anak-anak menceritakan alasan memilih warna, menjelaskan hewan yang dibuat, serta menghubungkannya dengan informasi yang mereka peroleh dari buku. Mahasiswa kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas keberanian, kreativitas, kerja sama, dan antusiasme yang telah ditunjukkan selama mengikuti kegiatan.

Melalui program “Ayo Kreasikan Aku: Satu Buku, Sejuta Petualangan dan Karya”, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap anak-anak semakin menyadari bahwa membaca bukan sekadar memahami tulisan di dalam buku, tetapi juga menjadi langkah awal untuk melahirkan ide, kreativitas, dan karya nyata. Program ini menjadi salah satu upaya dalam menciptakan pengalaman literasi yang lebih menarik, menyenangkan, dan berkesan bagi anak-anak di Rumah Literasi Tolo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang dilaksanakan di Kelurahan Tolo di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN (DPK), Khairil Anwar, S.S., M.A., sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran anak melalui pendekatan yang kreatif, partisipatif, dan inovatif.