JENEPONTO, matasulsel.id – Pelataran Masjid Agung Jeneponto menjadi saksi sebuah peristiwa yang tidak hanya sarat makna organisasi, tetapi juga penuh nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Di bawah langit Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa 16 Juni 2026, ribuan pasang mata menyaksikan dua momentum besar yang disatukan dalam satu panggung kebersamaan: Pelantikan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto Periode 2026–2031 dan Wisuda Santri Angkatan ke -53.
Sejak pagi, kawasan pelataran masjid telah dipenuhi oleh para santri, orang tua, tokoh agama, pengurus BKPRMI, serta masyarakat dari berbagai kecamatan. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang hangat dan penuh harapan.
Sebanyak 1.286 santri mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda keberhasilan mereka menyelesaikan tahapan pendidikan Al-Qur’an. Di saat yang sama, 150 pengurus baru DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto resmi dilantik untuk mengemban amanah lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan dan disaksikan oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., Sekretaris Daerah Jeneponto Aspa Muji, unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, Majelis Pakar, Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), tokoh masyarakat, serta ribuan orang tua santri yang memenuhi pelataran Masjid Agung.
Momen yang paling mengharukan terlihat saat ribuan santri duduk rapi bersama orang tua mereka. Tidak sedikit wajah-wajah yang memancarkan rasa bangga dan syukur. Bagi banyak orang tua, wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti dari perjalanan panjang anak-anak mereka dalam belajar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto Paris Yasir memberikan apresiasi tinggi kepada BKPRMI yang dinilainya tetap konsisten menjalankan pembinaan generasi muda dan pendidikan keagamaan di tengah berbagai keterbatasan.
Bupati mengakui bahwa selama ini BKPRMI tetap bergerak dan melaksanakan program-programnya meskipun dalam keterbatasan anggaran anggaran dari pemerintah daerah. Karena itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk terus memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan, termasuk kepada BKPRMI sebagai salah satu mitra strategis pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Apresiasi juga datang dari Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Bupati Jeneponto yang dinilai memiliki kedekatan emosional dan komitmen yang kuat terhadap BKPRMI.
“Saya menyaksikan Bupati Jeneponto satu jiwa dengan BKPRMI,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, dari beberapa kunjungan yang dilakukan ke Jeneponto, Bupati selalu hadir membersamai berbagai agenda BKPRMI. Kehadiran tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan keagamaan dapat berjalan dengan baik untuk kepentingan umat.
Tidak hanya diwarnai prosesi pelantikan dan wisuda, kegiatan juga menghadirkan aksi donor darah yang difasilitasi oleh RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. Kehadiran layanan donor darah menjadi simbol bahwa semangat keagamaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Menjelang berakhirnya kegiatan, suasana haru kembali terasa ketika Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan.
Ia memberikan apresiasi kepada Majelis Pakar, MPD, panitia pelaksana, Brigade Masjid, para pengurus, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan sejak tahap persiapan hingga kegiatan selesai.
Dengan penuh kerendahan hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses persiapan dan pelaksanaan terdapat ucapan maupun tindakan yang kurang berkenan.
Baginya, keberhasilan kegiatan tersebut bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kebersamaan, keikhlasan, dan semangat melayani umat.
“Insya Allah niat dan ikhtiar ikhlas kita semua akan tercatat sebagai kebaikan dan akan mendatangkan lebih banyak kebaikan yang menjelma menjadi Bahagia yang Membahagiakan,” demikian pesan yang disampaikannya.
Pasca pelantikan, BKPRMI Jeneponto telah menyiapkan agenda penting berikutnya, yakni pelaksanaan Rapat Kerja Daerah untuk menyusun dan menetapkan program kerja lima tahun ke depan.
Harapannya, kepengurusan baru dapat semakin memperkuat pembinaan generasi Qurani, pemberdayaan remaja masjid, serta memperluas sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendukung pembangunan daerah yang religius, berkarakter, dan berkemajuan.
Di penghujung kegiatan, ribuan santri meninggalkan lokasi dengan membawa sertifikat wisuda dan kebanggaan di hati. Sementara para pengurus yang baru dilantik membawa amanah yang tidak ringan.
Namun pada hari itu, di pelataran Masjid Agung Jeneponto, keduanya dipersatukan oleh satu tujuan yang sama: mengabdi untuk umat, membangun generasi, dan menghadirkan kebahagiaan yang membahagiakan bagi masyarakat Jeneponto. (*)

Tinggalkan Balasan